Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bocoran Aluminium OS Perlihatkan Arah Baru Google Satukan Chrome OS dan Android 16

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 30 Januari 2026 | 15:00 WIB
Google tak sengaja bocorkan proyek Alumunium OS.
Google tak sengaja bocorkan proyek Alumunium OS.

RADARTUBAN – Upaya Google untuk menyatukan ekosistem sistem operasinya mulai terlihat semakin jelas.

Perusahaan raksasa teknologi tersebut secara tak sengaja memamerkan Aluminium OS, platform baru yang digadang-gadang akan menggantikan Chrome OS dengan fondasi Android 16.

Bocoran Berasal dari Laporan Bug Internal

Informasi mengenai Aluminium OS pertama kali terungkap melalui laporan bug di Chromium Issue Tracker yang ditemukan oleh 9to5Google.

Dalam laporan tersebut, terdapat dua rekaman layar yang memperlihatkan Aluminium OS berjalan di perangkat HP Elite Dragonfly Chromebook.

Meski akses ke laporan itu kini telah dibatasi, rekaman layarnya terlanjur menyebar luas di internet.

Perpaduan Chrome OS dan Android dalam Satu Sistem

Dari tampilan yang bocor, Aluminium OS terlihat menggabungkan elemen terbaik dari Chrome OS dan Android.

Pengguna dapat melihat sistem multitasking ala Windows 11, lengkap dengan jendela, tab, serta ikon ekstensi layaknya desktop konvensional.

Android 16 Jadi Fondasi Utama

Halaman informasi sistem menampilkan Android 16 sebagai basis utama Aluminium OS.

Kode build bertuliskan “ALOS”, yang diyakini merupakan singkatan dari Aluminium OS, semakin menguatkan dugaan bahwa Google tengah menyiapkan sistem operasi baru berbasis Android untuk perangkat layar besar.

Antarmuka Desktop Android Semakin Jelas

Desain antarmuka Aluminium OS mencerminkan mode desktop Android terbaru.

Tombol Start terlihat berada di bagian tengah layar, menyerupai tampilan desktop Android 16, bukan lagi di pojok kiri bawah seperti Chrome OS.

Sementara itu, bagian atas layar menampilkan bilah status berisi ikon Wi-Fi, baterai, indikator perekaman layar, hingga ikon Gemini.

Pembaruan Aplikasi Lebih Halus

Salah satu detail yang menarik perhatian adalah proses pembaruan Chrome melalui Play Store.

Saat tombol pembaruan ditekan, sistem menampilkan layar update tanpa langsung menutup browser, sebuah peningkatan signifikan dibanding Chrome OS yang biasanya menutup aplikasi secara tiba-tiba saat pembaruan berlangsung.

Sejalan dengan Strategi Android Desktop Google

Langkah ini sejalan dengan pernyataan Google sebelumnya bahwa Android 16 akan membawa pengalaman desktop, mirip dengan Samsung DeX.

Dengan Aluminium OS, Google tampaknya ingin menjadikan Android sebagai fondasi utama untuk PC dan laptop.

Masih Perlu Penyempurnaan Sebelum Rilis

Meski menjanjikan, sejumlah pengamat menilai Google masih perlu mematangkan pengalaman Android di layar besar.

Stabilitas, optimalisasi aplikasi, serta kenyamanan penggunaan desktop dinilai menjadi tantangan utama sebelum Aluminium OS benar-benar siap diluncurkan ke publik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#android 16 #Chrome OS #Chromebook #Windows 11 #google #Aluminium OS