RADARTUBAN - Gemini telah menjelma menjadi tulang punggung AI bagi Google belakang ini.
Tidak heran jika perusahaan tersebut terus memberikan pembaruan fitur termasuk yang berpotensi mengubah cara pengguna untuk berpindydari chatbot lain ke ekosistem Google.
Fitur Impor Obrolan AI Mulai Diuji
Baru-baru ini TestingCatalog menemuka fitur yang menarik, yakni Impor Obrolan AI.
Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengimpor riwayat percakapan dari chatbot lain seperti ChatGPT, Claude, hingga Copilot.
Baca Juga: Google Perkuat Gemini di Chrome, Hadirkan Panel AI dan Generator Gambar Nano Banana
Proses Pemindahan Riwayat Percakapan
Prosesnya pun terbilang cukup sederhana. Pengguna hanya perlu mengunduh arsip obrolan dari platform AI lain, kemudian mengunggahnya ke Gemini.
Kendati begitu, fitur ini sepertinya hanya akan hanya mendukung pemindahan riwayat obrolan, tidak termasuk memori yang tersimpan di chatbot.
Peningkatan Kualitas Gambar Hingga Resolusi Tinggi
Selain itu, Google juga tengah menguji peningkatan kualitas gambar. Melalui model Nano Banana Pro, pengguna akan dapat mengunduh gambar dalam resolusi 2K dan 4K.
Opsi ini tersebut menyasar kebutuhan kreator dan profesional yang seringkali membutuhkan gambar dengan resolusi yang tinggi.
Pengembangan Fitur Likeness di Gemini
Dan yang terakhir, Google akan mengembangkan fitur bernama Likeness di Gemini.
Meskipun fungsi sebenarnya fitur ini belum dijelaskan, tetapi banyak yang memprediksi Likeness akan berkaitan dengan verifikasi konten video AI, terutama untuk mendeteksi kemiripan wajah atau suara seseorang.
Masih Tahap Uji Coba
Seluruh fitur baru tersebut masih berada dalam tahap uji coba. Tidak jelas kapan Google akan merilisnya ke publik.
Tetapi kemunculannya sudah cukup untuk memberikan gambaran ambisi Google yang ingin menjadikan Gemini sebagai pusat aktivitas AI bagi pengguna. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni