RADARTUBAN – Suka tidak suka, AI generatif telah menjadi magnet yang begitu menarik perhatian bagi perusahaan teknologi besar, tak terkecuali Meta.
Perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut kembali menjajaki langkah baru di industri AI generatif dengan meluncurkan aplikasi bernama Vibes.
Meta Masuk Lebih Dalam ke Industri Video AI
Aplikasi Vibes menjadi platform khusus bagi pengguna yang gemar membuat video berbasis kecerdasan buatan melalui Meta AI.
Langkah ini menegaskan ambisi Meta untuk tidak hanya menjadi pemain media sosial, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan teknologi AI generatif.
Baca Juga: Siap-siap! Obrolan dengan Meta AI Kini Dimanfaatkan untuk Menampilkan Iklan yang Relevan
Awalnya Alat Eksperimen, Kini Jadi Aplikasi Mandiri
Pada awalnya, Vibes diperkenalkan Meta pada September lalu sebagai alat untuk membuat video vertikal bergaya TikTok hanya dengan menggunakan perintah teks.
Platform tersebut memungkinkan pengguna untuk menghasilkan, menemukan, dan membagikan video AI secara instan.
Namun kini, Meta membawa pengalaman itu ke level yang lebih tinggi dengan menghadirkan Vibes sebagai aplikasi tersendiri.
Baca Juga: Bug Kritis di Meta AI Terungkap, Data Pengguna Bisa Diakses Orang Asing
Alasan Meta Memisahkan Vibes dari Meta AI
Menurut Meta, pemisahan Vibes dari aplikasi Meta AI dilakukan setelah melihat respons awal pengguna yang cukup positif.
Aplikasi ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam, sekaligus memberi ruang bagi pengguna yang ingin bereksperimen dengan Meta AI tanpa mengganggu ekosistem aplikasi utama Meta.
Tampilan Mirip TikTok dengan Konten Serba AI
Vibes akan menampilkan feed video potret dengan desain menyerupai TikTok dan Instagram Reels. Bedanya, seluruh konten di dalam aplikasi ini dihasilkan oleh AI.
Pengguna dapat membuat video dari nol atau mengedit ulang video yang muncul di beranda.
Fitur Kreatif dan Integrasi ke Media Sosial
Selain pembuatan video, Vibes juga menghadirkan fitur untuk menambahkan elemen visual lain hingga menyisipkan musik sebelum video dibagikan.
Menariknya, video yang dihasilkan dapat langsung diposting ke Instagram maupun Facebook, memperkuat integrasi antarplatform milik Meta.
Tantang Dominasi Sora Milik OpenAI
Peluncuran Vibes sekaligus memperjelas peta persaingan Meta dengan OpenAI yang lebih dulu merilis aplikasi video AI generatif bernama Sora.
OpenAI bahkan telah menggandeng Disney untuk menghadirkan karakter-karakter populer ke dalam video AI, menjadikan persaingan di sektor ini semakin ketat.
Skema Freemium dan Rencana Monetisasi
Ke depan, Meta berencana menerapkan model freemium pada Vibes, dengan opsi langganan berbayar untuk pembuatan video tambahan.
Skema ini serupa dengan pendekatan monetisasi yang telah lebih dulu diterapkan Meta pada platform lain seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni