RADARTUBAN - Seiring waktu, penggunaan media sosial terus mengalami perubahan yang memaksa pengembangan mengubah pendekatan aplikasi agar tetap relevan untuk dipakai, tak terkecuali Meta.
Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu tengah menyiapkan penyegarah antarmuka untuk platform WhatsApp.
Dalam versi beta terbaru di Android, WhatsApp menguji desain yang membuat pembaruan Status menjadi tampil lebih mencolok.
Berbeda dari desain sebelumnya, Status terbaru akan muncul dibagian atas tab Obrolan.
WhatsApp akan menampilkan berbagai Status dalam bentuk ikon kecil berisi foto profil kontak.
Dengan desain baru ini, pengguna dapat secara langsung melihat status keluarga maupun teman secara langsung tanpa perlu membuka tab Pembaruan terlebih dahulu.
Kendati begitu, Meta tidak akan menghilangkan tab Pembaruan. Kemungkinan tab tersebut akan difokuskan WhatsApp untuk saluran yang diikuti oleh pengguna.
Selain desain baru, tidak ada yang berubah dari WhatsApp, termasuk soal privasi.
Status yang dibisukan pengguna tidak akan tampil di bilah atas, sehingga akan tetap nyaman digunakan.
Saat ini, desain baru tersebut masih terbatas pada versi WhatsApp beta di Android.
Sedangkan bagi iOS, tidak ada kejelasan kapan desain baru ini akan hadir ke sistem operasi tersebut.
Langkah ini menegaskan arah WhatsApp yang kian mendekati media sosial. Di bawah payung Meta, potensi monetisasi lewat interaksi Status terbuka lebar, meski sejauh ini belum ada iklan banner di aplikasi.
Fitur semacam ini sebenarnya bukan hal baru. Telegram sudah lama menghadirkan Stories, begitu pula Messenger dengan Stories dan Notes di atas daftar obrolan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni