RADARTUBAN - Kelangkaan pasokan memori global mulai berdampak pada rencana peluncuran produk Apple.
Dalam laporan terbaru, dua perangkat yang paling dinantikam, yakni Mac Studio dan MacBook layar sentuh berpotensi mengalami penundaan dari jadwal peluncuran awal.
Sebenarnya dari sisi pengembangan, Apple tidak mengalami kendala berarti. Hanya saja, keterbatasan memori membuat peluncuran produk tersebut terlambat, meskipun perangkatnya sendiri telah siap.
Macbook Pro generasi baru menjadi salah satu perangkat yang paling terdampak.
Pasalnya, laptop ini diperkirakan akan hadir dengan membaa perubahan yang cukup masif, mulai dari dukungan untuk layar sentuh, desain lebih tipis, hingga kehadiran Dynamic Island.
Baca Juga: Apple Siapkan MacBook Murah dengan Warna Cerah, Harga Mulai Rp 11 Jutaan
Selain itu, Apple juga dikabarkan akan menyematkan chip M6 Pro dan M6 Max berserta layar OLED.
Awalnya perangkat in dijadwalkan meluncur pada akhir 2026. tetapi karena adanya kelangkaan memori, jadwal tersebut molor hingga awal tahun 2027 mendatang.
Sedangkan untuk Mac Studio yang ditargetkan rilis pertengahan tahun 2026 ini juga mengalami kemunduran. Apple disebut akan meluncurkan perangkat tersebut pada sekitar bulan Oktober.
Dari laporan terbatu, Mac Studio ini akan membawa peningkatan performa melalui chip M5 max dan M5 Ultra, tanpa adanya perubahan yang besar.
Kondisi yang dialami oleh Apple menjadi pertanda serius bahwa kelangkaan memori tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga pada jadwal peluncuran.
Dengan keadaan ini, banyak pengamat menilai membeli perangkat yang telah tersedia menjadi hal yang logis daripada menunggu perangkat baru yang tidak jelas akan dirilis kapan dengan harga berapa. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni