Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Microsoft Bikin Office 2019 di Perangkat Mac Nyaris Tak Berguna Mulai Juli 2026

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 12 Juni 2026 | 14:41 WIB
Microsoft akan pangkas fitur yang dapat diakses pengguna di Office 2019. (@_techibee/X)
Microsoft akan pangkas fitur yang dapat diakses pengguna di Office 2019. (@_techibee/X)

RADARTUBAN - Belakangan Microsoft mengonfirmasi bahwa Office 2019 yang hadir untuk perangkat Mac akan mengalami pembatasan fungsi mulai 13 Juli 2026 akibat masa berlaku sertifikat digital yang berakhir.

Dampaknya, pengguna tidak lagi dapat membuat, mengedit, maupun menyimpan dokumen melalui aplikasi Office yang terdampak.

Perubahan ini berlaku untuk Word, Excel, PowerPoint, Outlook, dan OneNote pada perangkat macOS serta sebagian pengguna iPhone dan iPad.

Setelah sertifikat kedaluwarsa, aplikasi akan masuk ke kondisi yang disebut Microsoft sebagai Limited Functionality Mode atau mode fungsionalitas terbatas.

Baca Juga: Microsoft Flight Simulator 2024 Dapat Update Gratis, Taman Nasional AS Kini Lebih Realistis

Dalam mode tersebut, pengguna hanya dapat membuka dan mencetak dokumen.

Fitur produktivitas utama seperti membuat file baru, menyunting isi dokumen, hingga menyimpan perubahan akan dinonaktifkan.

Microsoft menjelaskan bahwa pengguna yang memakai Microsoft 365 atau Office 2021 pada perangkat yang mendukung macOS 12 Monterey atau iOS 17 tidak akan terpengaruh oleh kebijakan tersebut.

Namun, kondisi berbeda dialami pengguna Office 2019. Dukungan resmi untuk versi tersebut telah dihentikan sejak 10 Oktober 2023, sehingga tidak lagi menerima pembaruan fitur, perbaikan bug, maupun patch keamanan.

Karena itu, menginstal ulang aplikasi tidak akan mengembalikan fungsi normal setelah sertifikat berakhir.

Sebagai solusi, Microsoft menyarankan pengguna beralih ke Microsoft 365 atau membeli Office 2024 yang merupakan versi mandiri terbaru.

Alternatif lainnya adalah menggunakan Word, Excel, dan PowerPoint versi web yang dapat diakses secara gratis melalui akun Microsoft.

Microsoft menegaskan bahwa masalah ini hanya memengaruhi pengguna di platform Apple. Pengguna Office di Windows dan Android tidak terdampak.

Sementara itu, Office 2021 masih akan mendapatkan pembaruan keamanan hingga 13 Oktober 2026.

Keputusan ini memicu kritik dari sebagian pengguna lama.

Pasalnya, saat dukungan Office 2019 dihentikan pada 2023, Microsoft sempat menyatakan aplikasi tersebut akan tetap berfungsi meski tidak lagi mendapatkan pembaruan.

Kini, berakhirnya sertifikat digital membuat fungsi utama aplikasi justru tidak lagi dapat digunakan secara normal. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#office 2019 #sertifikat digial #microsoft #mac