RADARTUBAN - Microsoft baru-baru ini merilis pembaruan Patch Tuesday Juni 2026 untuk Windows 11 yang membawa sejumlah peningkatan performa, fitur baru, serta ratusan perbaikan keamanan.
Pembaruan dengan kode KB5094126 ini disebut sebagai salah satu update terbesar dalam beberapa bulan terakhir.
Salah satu perubahan paling menonjol adalah hadirnya profil latensi rendah yang dirancang untuk mempercepat respons sistem.
Saat pengguna membuka Menu Start, Action Center, Search, atau menjalankan aplikasi, prosesor akan langsung bekerja pada kecepatan maksimal selama beberapa detik sebelum kembali normal.
Baca Juga: Qualcomm Kenalkan Snapdragon C untuk Laptop Windows Murah
Cara ini membuat elemen penting Windows terasa lebih cepat saat dibuka.
Selain itu, Microsoft juga terus menyempurnakan Menu Start.
Berkat serangkaian optimasi yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, menu tersebut kini lebih responsif dibanding sebelumnya.
Kecepatan peluncuran aplikasi pun diklaim meningkat, bahkan pada perangkat dengan spesifikasi tinggi sekalipun.
Selain itu, Windows Search kini semakin responsif dengan mulai menampilkan hasil pencarian setelah pengguna mengetik dua karakter.
Perubahan ini membuat proses mencari aplikasi, file, atau pengaturan menjadi lebih cepat.
Pembaruan Juni juga membawa beberapa fitur baru. Sekarang pengguna dapat memakai kamera untuk lebih dari satu aplikasi secara bersamaan, misalnya melakukan panggilan video sambil mengambil foto.
Ada pula fitur Shared Audio yang memungkinkan audio diputar ke dua perangkat Bluetooth LE sekaligus.
Fitur lain yang hadir adalah kebebasan memberi nama folder pengguna saat instalasi Windows baru serta alat pemantauan NPU di Task Manager untuk perangkat yang memiliki chip AI khusus.
Di balik fitur-fitur tersebut, Microsoft juga memperkuat keamanan sistem. Sebanyak 206 celah keamanan berhasil ditutup dalam pembaruan ini.
Baca Juga: Windows 11 Makin Fleksibel, Taskbar dan Start Menu Kini Lebih Personal
Beberapa di antaranya tergolong kritis, termasuk kerentanan CVE-2026-45657 yang memiliki tingkat ancaman sangat tinggi dengan skor 9,8 dari 10.
Microsoft mengakui bahwa perkembangan teknologi AI kini mempercepat proses penemuan celah keamanan, sehingga perusahaan harus bergerak lebih cepat untuk menjaga keamanan ekosistem Windows.
Dengan kombinasi peningkatan performa dan keamanan tersebut, pembaruan Juni menjadi salah satu update Windows 11 yang paling penting tahun ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni