Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jelang Ramadan, Kunjungan Wisata ke Pelang Tuban Meningkat

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 16 Februari 2026 | 17:01 WIB

Sejumlah wisatawan di wisata Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Tuban memberi makan ikan sambil menikmati panorama alam sungai dan pohon sagu.
Sejumlah wisatawan di wisata Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Tuban memberi makan ikan sambil menikmati panorama alam sungai dan pohon sagu.

RADARTUBAN – Memanfaatkan akhir pekan panjang menjelang Ramadan, masyarakat memilih berwisata.

Sejumlah destinasi wisata di Tuban pun mencatat kenaikan jumlah kunjungan. Salah satunya objek wisata Pelang di Desa Tahulu, Kecamatan Tuban.

Sejak pagi, pengunjung terus berdatangan. Tidak hanya warga Tuban, wisatawan dari luar daerah juga tampak memadati kawasan tersebut.

Suasana objek wisata air ini terlihat lebih hidup dibanding hari biasa.

Baca Juga: Kemenhut Tegaskan Larangan Wisata Naik Gajah, Semua Lembaga Konservasi Wajib Patuh

Area parkir dipenuhi kendaraan, sementara pengunjung menikmati panorama alam serta fasilitas yang tersedia.

Momen libur dimanfaatkan masyarakat sebagai kesempatan terakhir berwisata sebelum memasuki bulan Ramadan.

Setelah itu, aktivitas rekreasi biasanya berkurang seiring meningkatnya intensitas ibadah.

Cita, pengunjung asal Lamongan, mengaku sengaja memanfaatkan akhir pekan menjelang Ramadan untuk berlibur bersama keluarga.

Selain bertepatan dengan hari libur, waktu sekarang dianggap ideal sebelum aktivitasnya lebih banyak terpusat di rumah.

“Nanti kalau sudah Ramadan biasanya lebih sering di rumah saja,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Menurut dia, selama Ramadan keinginan untuk bepergian cenderung menurun. “Kalau puasa, keluar rumah saja malas, apalagi ke luar kota,” katanya berseloroh.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pelang, Agus Susanto, mengatakan lonjakan pengunjung memang kerap terjadi menjelang Ramadan, terutama saat bertepatan dengan tanggal merah dan libur sekolah.

Kondisi tersebut menjadi momentum bagi pengelola untuk memaksimalkan pelayanan.

“Sekarang sampai sebelum awal Ramadan, karena ada tanggal merah dan libur sekolah, jumlah wisatawan meningkat,” ujarnya.

Menurut Agus, situasi biasanya berubah saat Ramadan tiba. Jumlah pengunjung menurun drastis, bahkan dalam sehari nyaris tidak ada wisatawan yang datang. Meski demikian, objek wisata tetap dibuka.

“Saat Ramadan kami tetap buka. Berapa pun wisatawan yang datang, tetap kami layani,” katanya.

Ia menambahkan, pengelola terus melakukan perawatan kawasan dan menjaga kebersihan agar destinasi tetap nyaman dikunjungi, baik saat ramai maupun sepi. Agus berharap jumlah wisatawan kembali meningkat setelah Ramadan, seiring datangnya libur Idul Fitri.

“Biasanya saat libur hari raya, pengunjung melonjak lagi,” tandasnya. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#wisata #Tuban #ramadan