RADARTUBAN — Kecamatan Rengel kembali menghadirkan destinasi wisata berbasis alam yang menarik perhatian masyarakat.
Setelah Puncak Baswara dan Gua Kancing, kini Taman Sendang Beron di Desa Punggulrejo menjadi tujuan baru wisatawan yang ingin menikmati suasana alam dengan biaya terjangkau.
Kawasan yang dahulu hanya berupa kolam pemandian air alami sederhana di tengah rawa dengan latar lereng perbukitan itu kini mulai ditata menjadi kawasan wisata air sekaligus ruang publik yang lebih nyaman.
Pengelola memanfaatkan potensi sumber mata air alami yang selama ini telah dikenal masyarakat untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata.
Baca Juga: Di Tuban, Dasar Waduk-Telaga Merekah, Butuh Solusi Atasi Kekeringan
Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Taman Sendang Beron Nuryanto mengatakan, penataan kawasan baru dimulai tahun ini dan dilakukan secara bertahap. Selain menjadi objek wisata, kawasan tersebut juga diarahkan sebagai rest area yang memiliki nilai edukatif bagi masyarakat.
"Kami melihat adanya potensi yang dapat dikembangkan. Karena itu, tahun ini mulai kami benahi perlahan menjadi wisata sekaligus rest area yang edukatif dan nyaman untuk masyarakat," ujarnya.
Menurut Nuryanto, pembangunan fasilitas baru mencapai sekitar 20 persen. Meski demikian, minat masyarakat untuk berkunjung terus meningkat, terutama pada akhir pekan.
Setiap Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung mencapai seribuan. Wisatawan tidak hanya berasal dari Tuban, namun juga datang dari sejumlah daerah sekitar seperti Bojonegoro, Lamongan, hingga Surabaya.
"Banyak juga pengunjung dari luar kota seperti Bojonegoro, Lamongan, dan Surabaya," katanya.
Momentum libur sekolah turut mendongkrak jumlah kunjungan. Hampir setiap hari kawasan wisata itu dipadati pengunjung sejak pagi hingga sore. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya pendapatan desa melalui pengelolaan objek wisata.
"Pemasukan dari tiket saja setiap akhir pekan bisa mencapai Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. Alhamdulillah bisa mendongkrak pendapatan asli desa tahun ini," ujar Nuryanto.
Taman Sendang Beron menawarkan konsep wisata yang ramah bagi semua kalangan. Pengunjung hanya dikenai biaya parkir sebesar Rp3 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk mobil.
Sementara untuk menikmati kolam pemandian yang bersumber dari mata air alami, pengunjung cukup membayar tiket Rp 5 ribu per orang.
Baca Juga: Usai Hapus Retribusi, Bobby Nasution Bangun Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Sidebuk-debuk Karo
Selain berenang, pengunjung dapat menikmati wahana perahu yang mengelilingi kawasan sendang dengan tarif Rp5 ribu. Tersedia pula wahana perahu bebek yang dapat digunakan dengan biaya Rp 10 ribu sekali permainan.
Belakangan, sebagian pengunjung menjuluki Taman Sendang Beron sebagai "Telaga Sarangan versi Rengel". Julukan tersebut, menurut Nuryanto, diterima sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pengelola untuk terus mengembangkan potensi wisata desa.
"Entah sekadar guyonan atau apresiasi, yang jelas sebutan itu menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan potensi alam di Punggulrejo," katanya.(an/ds)
Editor : Yudha Satria Aditama