RADARTUBAN - Bakso telah lama menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas kuliner masyarakat Indonesia.
Berdasarkan hasil studi dan survei terbaru mengenai pola konsumsi makanan di Indonesia, bakso berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu makanan terfavorit yang disukai oleh lebih dari 50 persen responden.
Perpaduan tekstur daging yang kenyal, kuah kaldu sapi yang gurih dan hangat, serta variasi pelengkap seperti mi dan tahu menjadikan hidangan ini sangat diminati oleh berbagai kalangan umur.
Keunggulan bakso terletak pada fleksibilitas hidangannya yang mudah dijumpai di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima di pinggir jalan hingga restoran berkonsep modern.
Selain dikonsumsi secara langsung di warung makan, olahan bakso beku juga menjadi pilihan kepraktisan favorit bagi rumah tangga untuk dimasak di rumah.
Kepopuleran bakso tidak hanya terbatas pada varian bakso daging kuah standar, melainkan juga merambah ke berbagai inovasi sajian seperti bakso goreng, bakso solo, hingga bakso beranak yang terus memikat selera pecinta kuliner.
Kepopuleran bakso yang menembus angka di atas 50 persen ini membuktikan bahwa masakan berbasis kaldu dan daging giling tetap menjadi kenyamanan utama bagi masyarakat Indonesia.
Tingginya minat masyarakat terhadap bakso juga turut mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor industri kuliner nusantara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni