Fenomena Nasi Sachet di Minimarket: Apakah Porsi dan Harga Sudah Sebanding?

Vannya Alysa P • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 11:53 WIB
Ilustrasi Produk nasi kemasan siap saji yang dijual di minimarket. (Tangkapan layar Youtube Mamankuliner)
Ilustrasi Produk nasi kemasan siap saji yang dijual di minimarket. (Tangkapan layar Youtube Mamankuliner)

RADARTUBAN - Inovasi makanan siap saji yang dijual di minimarket kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, perhatian warganet tertuju pada produk nasi kemasan praktis yang mulai tersedia di sejumlah gerai Alfamart dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Dibanderol sekitar Rp 10 Ribu per kemasan, produk tersebut memunculkan beragam respons dari masyarakat.

Sebagian konsumen menilai kehadirannya cukup membantu karena praktis dan mudah dikonsumsi, sementara yang lain mempertanyakan apakah harga yang ditawarkan sebanding dengan ukuran porsinya.

Pembahasan mengenai produk tersebut turut diulas oleh kreator konten kuliner Mamank Kuliner melalui kanal YouTube miliknya.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Label Khusus untuk Makanan dan Minuman Berkadar Gula Tinggi

Dalam video tersebut, ia mencoba langsung nasi kemasan tersebut untuk melihat bagaimana rasa, porsi, serta nilai yang ditawarkan dibandingkan dengan harganya.

Dari segi konsep, produk ini hadir dalam kemasan ringkas yang dirancang untuk memudahkan konsumsi saat beraktivitas.

Bentuk penyajiannya membuat sebagian orang membandingkannya dengan makanan praktis modern, meski tetap mengusung cita rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Ukuran porsinya menjadi salah satu aspek yang paling banyak mendapat perhatian.

Menurut kreator tersebut, kemasannya memang dibuat sederhana dan mudah dibawa, namun ukuran isinya berpotensi menimbulkan perbandingan dengan porsi nasi yang biasa diperoleh di warung makan dengan kisaran harga serupa.

"Kalau dilihat secara ukuran, porsinya memang sangat ringkas dan efisien. Tapi kalau dibanderol harga sepuluh ribu rupiah, memang bakal ada perbandingan di masyarakat sama porsi nasi biasa," ujarnya dalam video ulasan tersebut.

Dari sisi rasa, produk ini ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan makanan praktis tanpa harus menunggu proses penyajian yang lama.

Kemasan yang mudah dibawa juga menjadi nilai tambah bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi atau membutuhkan makanan cepat saat bepergian.

Meski demikian, keunggulan dari sisi kepraktisan dinilai berbanding lurus dengan ukuran porsi yang relatif terbatas dibandingkan makanan sejenis yang dijual di warung atau rumah makan.

"Secara rasa dan konsep kepraktisan ini memang menarik buat yang butuh makanan cepat pas lagi di jalan. Tapi kalau nyari yang bikin kenyang banget, porsi segini pasti kerasa kurang," lanjutnya.

Baca Juga: Sering Stres? Ini 5 Makanan yang Disebut Bisa Bantu Menenangkan Tubuh Menurut Dokter Vika

Melalui ulasan tersebut, masyarakat dapat memperoleh gambaran mengenai salah satu tren terbaru di industri makanan siap saji. 

Kehadiran nasi kemasan praktis menunjukkan upaya produsen dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan konsumen yang menginginkan makanan cepat dan mudah diakses.

Pada akhirnya, pilihan untuk membeli produk semacam ini akan kembali pada preferensi masing-masing.

Sebagian orang mungkin lebih mengutamakan kemudahan dan kepraktisan, sementara yang lain mempertimbangkan porsi serta nilai yang diperoleh dari harga yang dibayarkan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
makanan siap saji nasi kemasan minimarket