Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Pentas Tari ke Dunia Rias, Perjalanan Renis Suryaningrum

Yudha Satria Aditama • Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:30 WIB

Renis Suryaningrum.
Renis Suryaningrum.

RADARTUBAN - Panggung bukan sekadar tempat untuk mengolah gerak tubuh, melainkan juga sebagai ruang pertunjukan estetika. Hal ini disadari betul oleh Renis Suryaningrum.

Bagi perempuan yang akrab disapa Renis ini, kemahiran merias wajah bukan sekadar pelengkap penampilan, namun juga elemen krusial dalam menunjang totalitas seorang seniman selama berada di panggung pentas.

Perjalanannya menggeluti dunia make up bermula dari keberanian untuk merias diri sendiri setiap kali mengikuti berbagai pentas tari.

Dari awalnya sekadar kebutuhan praktis, kini telah berubah menjadi keahlian yang ditekuni secara serius selama lebih dari empat tahun.

Menariknya, perempuan asal Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban ini mengasah kemampuannya secara mandiri.

Tanpa melalui kursus formal yang mahal. Untuk semakin mengasah bakatnya, dia memilih jalur otodidak dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

‘’Awalnya belajar sendiri, tapi akhir-akhir ini aku lebih sering belajar dari video para make up artist profesional di TikTok," ujar perempuan yang juga seorang seniman tari tradisional ini.

Menurutnya, make up memiliki peran yang sangat vital bagi seorang penari.

Keindahan sebuah pertunjukan tari adalah kesatuan harmoni antara gerak yang luwes, kostum yang megah, dan riasan wajah yang sempurna untuk menghidupkan karakter.

‘’Tanpa makeup yang tepat, karakter tarian tidak akan tersampaikan dengan maksimal kepada penonton,” tutur Renis.

Walau jemarinya sudah mahir memulas kuas dan sering menerima permintaan jasa rias untuk acara wisuda, perpisahan sekolah, hingga pentas tari, dia mengaku belum berniat meniti karier sebagai Make Up Artist (MUA) profesional secara penuh.

Fokus utamanya saat ini tetap berada di dunia pendidikan.

Di tengah padatnya kegiatan, perempuan 23 tahun ini menjalani Pendidikan Profesi Guru (PPG). Baginya, menjaga rutinitas merias adalah cara agar dia tidak kehilangan teknik dan kepekaan rasa dalam memoles wajah.

‘’Makeup adalah bagian dari keindahan. Bagi ku, melihat hasil riasan yang selaras dengan tarian jelas memberikan kepuasan tersendiri," pungkas gadis Pisces ini. (saf/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#nduk #riasan wajah #karakter #make up #otodidak