Nasib nahas tidak ada yang tahu. Niat hati mengisi liburan sekolah sembari berwisata, kemarin (26/6) dua bocah rombongan taman kanak-kanak (TK) asal Kabupaten Rembang tenggelam dan meninggal di kolam renang Wisata Air Jatiwangi Park, Desa Tuwiriwetan, Kecamatan Merakurak.
SUASANA di kolam renang yang awalnya riuh penuh kegembiraan anak-anak, itu seketika sirna dan langit serasa runtuh menyusul jasad dua bocah yang ditemukan mengapung.
Air kolam yang semula tampak segar berubah menjadi duka yang amat dalam.
Insiden memilukan itu terjadi terjadi sekitar pukul 08.00. Dua bocah nahas itu merupakan rombongan wisata asal Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Kesigapan Damkar, Jasamarga dan Pertamina Padamkan Mobil Tangki di Tol
Kapolsek Merakurak AKP Ciput Abidin mengungkapkan, kedua korban masing-masing berusia 7 tahun.
‘’Kedua korban merupakan siswa salah satu TK di Kabupaten Rembang,’’ katanya usai melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dikatakan Ciput, kedua korban diduga tenggelam karena lepas dari pengawasan orang tua dan pengelola wisata.
Pasalnya, kedua bocah itu ditemukan mengapung tak bernyawa di kolam orang dewasa.
‘’Sebelum ditemukan meninggal, kedua korban masih sarapan bersama guru, orang tua, dan teman-temannya. Setelah itu, bersama teman-temannya lainnya, kedua korban ikut berenang,’’ terang dia.
Nahas, bukannya bergabung dengan teman-temannya di kolam anak-anak, keduanya malah masuk di kolam renang orang dewasa.
Awalnya, kolam sedalam 1,5 meter baru terisi air sebagian—karena baru saja selesai dikuras, sehingga tidak tampak seperti kolam orang dewasa. Namun, lama-lama air dalam kolam penuh.
Seperti petaka yang tidak bisa diprediksi, kedua bocah itu tak kunjung beranjak dari kolam yang semakin dalam, hingga akhirnya tenggelam, lalu mengapung.
‘’(Karena kolam orang dewasa itu baru diisi air, Red) kedua korban tidak menyadari jika mereka berdua berenang di area kolam yang diperuntukan orang dewasa,’’ terang Ciput.
Lebih lanjut, berdasar hasil olah TKP dan keterangan dari pengelola, ketika sedang mengisi air, penjaga kolam mengaku tidak tahu ada anak kecil yang berenang di kolam orang dewasa tersebut.
‘’Saat kolam baru terisi air dengan ketinggian sekitar 70 cm, kedua korban dijumpai sudah mengapung,’’ ujarnya berdasar keterangan dari pengelola wisata.
Oleh pengelola wisata, kedua bocah itu sempat dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan medis. Namun, nyawa kedua bocah itu tidak bisa diselamatkan.
‘’Saat di puskesmas, kedua korban dipastikan sudah tidak bernyawa,’’ tandasnya.(an/tok)
Editor : Muhammad Azlan Syah