RADARTUBAN – Setiap generasi melahirkan istilah baru—dengan kebiasaan baru pula. Pengelompokkan lintas generasi ini berdasarkan dengan kedekatan tahun dan kondisi sosiologis lingkungan yang memengaruhi. Termasuk perkembangan teknologi di dalamnya.
Generasi paling tua, generasi baby boomer lahir di tahun 1946-1964. Generasi ini memiliki karakteristik tingkat disiplin tinggi dan prinsip yang kuat. Namun, karena termasuk dalam generasi tua, orang-orang yang lahir di generasi ini akan mengalami kesulitan untuk memahami perkembangan teknologi.
Setelah baby boomer,lahir generasi X yang lahir di tahun 1965-1980. Generasi yang lahir pada tahun ini cenderung memiliki karakteristik mandiri, pekerja keras, logis, dan disiplin.
Dilanjutkan generasi Y yang lahir pada 1981-1997. Generasi ini lebih dikenal dengan istilah milenial. Generasi yang hidup pada transisi ekonomi dan teknologi ini lebih cenderung open minded, berani, dan memiliki rasa percaya diri tinggi dibandingkan dua generasi di atasnya.
Selanjutnya, generasi Z yang lahir pada 1998-2012 ini tumbuh di tengah kemajuan internet dan teknologi yang sangat pesat, sehingga orang-orang yang lahir pada generasi ini tentunya akan lebih modern, open minded, dan menyukai hal-hal baru.
Generasi Alpha menjadi generasi yang relatif baru, karena lahir di tahun 2013 hingga 2024. Anak-anak yang lahir di tahun ini diliputi dengan teknologi yang sudah canggih dan modern, membuat mereka cenderung lebih melek teknologi.
Terakhir, generasi yang lahir pada 2025 atau saat ini diklasifikasikan sebagai generasi beta. Generasi ini memiliki belum diklasifikasikan secara spesifik dengan karakter tertentu. Namun hampir dipastikan generasi yang lahir tahun ini akan lebih mudah beradaptasi dengan teknologi dan kecepatan perkembangan zaman.
Dengan kondisi lingkungan yang berbeda itu, membuat lintas generasi akan mengadaptasi karakteristik yang sesuai dengan kondisi dimana mereka tumbuh dan dididik. Sehingga, kondisi ketahanan mental mereka pun akan jauh berbeda. (saf/yud)
Editor : Yudha Satria Aditama