RADARTUBAN – Kedatangan IShowSpeed ke Indonesia menjadi banyak perbincangan, terutama di kalangan para penggemarnya.
Youtuber Amerika Serikat tersebut mengunjungi beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bali dan terakhir di Yogyakarta atua Jogja.
Dalam kunjunganya ke Yogyakarta IShowSpeed disambut dengan sangat meriah, para penggemarnya tampak antusias untuk melihat dan merasakan kedekatan dengan idolanya tersebut secara langsung.
Namun diluar perkiraan kedatangan IShowSpeed ke Alun-Alun tersebut membuat situasi menjadi chaos akibat membludaknya para penggemar.
Hingga mengakibatkan lapak pedagang mengalami kerusakan karena terinjak-injak oleh mereka yang ingin berinteraksi secara langsung dengan IShowSpeed.
Salah satu pedagang yang terkena imbas dari kerusuhan yang terjadi yakni seorang penjual jasa melukis. Dalam unggahan akun @merapi_uncover terlihat beberapa dagangan berupa gambar untuk dilukis tergeletak di tanah dan nampak rusak akibat terinjak kerumunan.
"Dagangan masnya sampe hancur di injek-injek zombie fomo," tulis akun @merapi_uncover di .media sosial X atau Twitter.
Unggahan tersebut tak berselang lama mendapatkan respon dari Reza arap, dia memberi respon dengan meminta kontak dari penjual tersebut untuk bertanggung jawab.
"Minta kontaknya," tulisnya membalas unggahan @merapi_uncover.
Dalam postingan di akun X pribadinya Reza Arap mengaku telah mengganti rugi para pedagang tersebut, dalam postingan itu juga Reza Arap Membagikan dua screenshotan bukti transfer dengan nominal masing-masing Rp 600 ribu.
“Semua kerugian sudah gue selesaikan. Terima kasih,” tulisnya.
Tindakan Reza Arap yang mau bertanggung jawab mengganti kerugian dari para pedagang tersebut mendapatkan pujian dari para warganet.
“Bro lu keren,” tulis akun @pagimalam.
“Keren banget bang,” dari akun @barbye.
“Keren bener lu bang asli,” akun @parel #BLOH juga turut berkomentar.
Diketahui Reza Arap merupakan sosok yang menjadi pemandu saat IShowSpeed datang ke Indonesia Arap juga turut menemani Youtuber asal Amerika Serikat tersebut saat mengunjungi Jakarta dan Bali. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama