RADARTUBAN- TikTok terus menjadi platform utama bagi para kreator untuk berbagi konten kreatif, terutama video dengan backsound lagu-lagu viral.
Di tahun 2025, sejumlah lagu berbahasa Jawa kembali mencuri perhatian dan mendominasi For You Page (FYP) TikTok.
Tidak hanya itu, lagu-lagu ini juga meraih popularitas tinggi di platform streaming musik seperti Spotify dan YouTube.
Menurut Dr. Hj. Rosnaini, SE., MM., CPHCM dalam bukunya Personal Branding (2025), FYP atau For You Page adalah fitur algoritma TikTok yang menampilkan video-video yang sedang tren dan viral.
Ketika sebuah lagu sering digunakan sebagai backsound dalam video populer, lagu tersebut otomatis masuk ke FYP dan semakin dikenal luas.
Daftar Lagu Jawa Viral di TikTok 2025 :
1. "Rasah Bali" – Lavora
- Arti Judul: "Tidak Usah Pulang"
- Rilis: Oktober 2022
- Makna Lagu: Bercerita tentang seseorang yang patah hati karena dikhianati pasangannya.
- Viral Karena: Lagu ini sering dipakai di video TikTok bertema breakup atau sakit hati.
2. "Matursuwun Gusti" – Aftershine ft. Dinda Teratu
- Arti Judul: "Terima Kasih Tuhan"
- Makna Lagu: Liriknya penuh rasa syukur atas segala nikmat hidup.
- Viral Karena: Banyak dipakai di video inspiratif, perjalanan hidup, atau konten bersyukur.
3. "Sinarengan" – Denny Caknan & Bella Bonita
- Arti Judul: "Bersama-sama"
- Makna Lagu: Mengisahkan pasangan yang setia menghadapi suka dan duka.
- Viral Karena: Sering jadi backsound video couple goals, pernikahan, atau kisah cinta romantis.
4. "Tombo Kangen" – Dike Sabrina
- Arti Judul: "Obat Rindu"
- Makna Lagu: Menggambarkan kerinduan pada mantan kekasih.
- Viral Karena: Cocok untuk video sedih, kenangan masa lalu, atau storytime TikTok.
Lalu mengapa lagu ini bisa viral? Pasalnya lirik yang diangkat dari lagu tersebut termasuk lirik yang Relateable.
Artinya, lagu-lagu tersebut mengangkat tema yang universal seperti cinta, patah hati, serta syukur.
Selain lirik lagu yang relateable, musik yang enak didengar juga menjadi alasan lagu berbahasa jawa tersebut bisa viral.
Ditambah dengan konten kreator TikTok yang kerap kali menggunakan lagu tersebut untuk konten.
Baik konten storytelling, dance challenge, maupun video potongan kehidupan.
Selain viral di TikTok, keempat lagu ini juga masuk chart YouTube Music dan Spotify Indonesia.
Hal ini membuktikan bahwa musik Jawa modern tetap digemari di era digital. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni