Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Refleksi Kehidupan Modern yang Penuh Tekanan, Seniman VIsual Jepang Adakan Lomba Bengong

Sugiati. • Rabu, 23 Oktober 2024 | 22:00 WIB
Peserta lomba bengong yang diadakan seniman Jepang.
Peserta lomba bengong yang diadakan seniman Jepang.

RADARTUBAN - Jepang, sebagai salah satu negara maju, menyadari bahwa di tengah percepatan kehidupan di era modern saat ini, manusia dengan segala ketegangannya memerlukan ketenangan sejenak.

Oleh karena itu, Jepang melalui seniman visual bernama Woopsyang mengadakan lomba bengong, di Seoul, yang diawali pada tahun 2014.

Tujuan dari diadakannya lomba ini cukup sederhana, yakni sebagai refleksi bagi seseorang, bahwa dalam kehidupan yang penuh tekanan tentu saja memerlukan istirahat, meski sejenak.

"Waktu yang tidak produktif untuk tidak melakukan apa pun sebenarnya benar-benar diperlukan bagi orang-orang modern,” ujar Woopsyang, dikutip dari kompas.com, Rabu (23/10).

Lomba ini cukup sederhana. Meski begitu, lomba ini juga memerlukan ketahanan mental dan fisik yang kuat, agar tidak tergoda oleh sesuatu yang menganggu disekitarnya, meski hal kecil sekalipun.

Misalnya, saat peserta diperbolehkan membawa elemen kreatif seperti ice cream, maka peserta boleh memegang ice cream tersebut selama waktu yang ditentukan, 90 menit. Selain itu, peserta tidak diperkenankan bereaksi apapun, meskipun ice cream tersebut meleleh ataupun jatuh.

Diberlakukannya kartu kuning dan kartu merah, membuat perlombaan ini semakin menarik. Hal ini seperti pada permainan sepak bola yang memberlakukan sistem diskualifikasi.

Lomba bengong di Jepang, tepatnya di Tokyo tersebut telah menjadi acara tahunan yang diadakan. Meskipun terkesan sederhana, lomba ini selalu menarik perhatian setiap tahunnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#lomba bengong #tokyo #seoul