Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Maskapai Ini Gunakan AI untuk Tingkatkan Efisiensi Penerbangan dan Mengurangi Delay Pesawat

Nadia Nafifin • Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:10 WIB
Maskapai British Airways saat lepas landas.
Maskapai British Airways saat lepas landas.

RADARTUBAN - Maskapai British Airways mengklaim telah mengalami lonjakan signifikan dalam hal ketepatan waktu penerbangan di Bandara Heathrow, London.

Peningkatan ini dikaitkan dengan investasi mereka sebesar 100 juta poundsterling (sekitar Rp 2,1 triliun) dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan berbagai alat digital.

Menurut laporan maskapai tersebut, dua dari tiga penerbangan yang berangkat dari markas mereka di London Barat pada April 2025, lepas landas lebih cepat dari jadwal.

Angka ini menunjukkan peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan April 2023, serta hampir 20 persen lebih tinggi dari April 2024.

British Airways mengaitkan kemajuan ini dengan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, sistem prediksi, otomatisasi, dan pembelajaran mesin.

Dana investasi tersebut telah digunakan untuk mengembangkan berbagai aplikasi dan perangkat digital guna mendukung operasional dan memperkuat ketahanan sistem mereka.

Pernyataan dari maskapai tersebut menegaskan bahwa kemajuan teknologi berperan besar dalam meningkatkan efisiensi proses lepas landas pesawat.

Salah satu sistem memungkinkan petugas mengatur penempatan pesawat yang baru mendarat di Bandara Heathrow berdasarkan analisis waktu nyata terhadap rencana perjalanan lanjutan para penumpang.

Inovasi ini diperkirakan telah memangkas sekitar 160 ribu menit keterlambatan penerbangan.

Sistem lain bekerja secara proaktif dengan menyesuaikan rute penerbangan untuk menghindari area yang mengalami cuaca buruk, yang berhasil mencegah keterlambatan sekitar 243.000 menit.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, sekitar 86 persen penerbangan British Airways dari Bandara Heathrow berhasil berangkat tepat waktu.

Menurut laporan maskapai, ini merupakan pencapaian tertinggi mereka sejauh ini dan menunjukkan peningkatan sebesar 46 persen dibandingkan tahun 2008.

Kepala eksekutif British Airways Sean Doyle menyampaikan dalam sebuah pertemuan inovasi di Pittsburgh, AS: Meningkatkan kinerja operasional adalah bagian penting dari program investasi kami karena kami mengetahui dampak buruknya dan gangguan terhadap pelanggan kami.

“Meskipun gangguan pada penerbangan kami sering kali berada di luar kendali kami, fokus kami adalah meningkatkan faktor-faktor yang dapat kami pengaruhi secara langsung dan menerapkan solusi terbaik bagi pelanggan kami saat hal itu terjadi,” ujar dia, seperti dilansir Independent, Sabtu (17/5).

"Itulah sebabnya kami menyumbangkan 100 juta poundsterling untuk ketahanan operasional kami sendiri, mengalokasikan dana untuk teknologi dan peralatan, dan merancang cara kerja yang lebih baik di lapangan serta menciptakan 600 peran operasional tambahan di Bandara Heathrow," lanjutnya.

“Teknologi AI yang dimiliki rekan-rekan (kami) di ujung jari mereka telah mengubah permainan yang nyata untuk kinerja, memberi mereka keyakinan untuk membuat keputusan yang tepat bagi pelanggan kami berdasarkan penilaian cepat terhadap sejumlah besar data,” kata Doyle.

Mereka menganggap ini jadi sangat menarik bahwa industri kami mampu memanfaatkan kemampuan ini, yang akan berkembang lebih jauh dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

British Airways mengatakan akan mulai menggunakan peralatan tambahan dalam beberapa bulan mendatang," imbuhnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#AI #kecerdasan buatan #digital #maskapai #british airways