Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina: Mengapa 29 November Begitu Penting?

M. Afiqul Adib • Jumat, 28 November 2025 | 04:10 WIB
Hari Solidaritas Internasional Palestina, 29 November, perjuangan rakyat Palestina.
Hari Solidaritas Internasional Palestina, 29 November, perjuangan rakyat Palestina.

RADARTUBAN - Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi Majelis Umum 32/40 B pada 2 Desember 1977.

Peringatan ini mulai dilaksanakan pada tahun 1978 sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Awalnya, tanggal peringatan belum ditentukan, namun kemudian dipilih 29 November sebagai hari tetap.

Tanggal ini bukan sembarangan.

Dia bertepatan dengan ulang tahun Resolusi 181 PBB tahun 1947, yang merekomendasikan pembagian Palestina menjadi dua negara: satu Arab dan satu Yahudi.

Resolusi tersebut menjadi titik awal konflik panjang yang hingga kini belum terselesaikan.

Mengapa 29 November Penting?

29 November dipilih karena memiliki makna historis yang kuat.

Pada tanggal inilah dunia internasional pertama kali secara resmi membicarakan pembagian wilayah Palestina.

Bagi rakyat Palestina, tanggal ini menjadi simbol perjuangan yang belum selesai.

Selain itu, peringatan ini juga dihubungkan dengan peristiwa tragis: kematian Santo Philoumenos of Jacob’s Well, seorang pendeta Kristen Ortodoks keturunan Siprus, yang dibunuh pada 29 November 1979.

Peristiwa ini menambah lapisan makna pada tanggal tersebut.

Menjadikannya hari refleksi atas penderitaan dan ketidakadilan.

Bentuk Peringatan di PBB

Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina diperingati setiap tahun di markas besar PBB di New York, Jenewa, dan Wina. Kegiatan biasanya meliputi:

• Pertemuan khusus yang menyoroti hak-hak rakyat Palestina.

• Pameran dokumen sejarah, termasuk resolusi-resolusi PBB terkait Palestina.

• Penerbitan perangko peringatan, seperti yang ditetapkan dalam Resolusi 34/65 D pada 12 Desember 1979.

• Diskusi dan studi tentang asal-usul serta evolusi masalah Palestina.

Pada tahun 2005, acara peringatan bahkan menampilkan peta yang menggambarkan seluruh wilayah Israel digantikan oleh Palestina.

Sebuah simbol politik yang menimbulkan kontroversi, namun tetap menunjukkan kuatnya dukungan terhadap hak rakyat Palestina.

Makna Solidaritas

Hari Solidaritas Internasional bukan sekadar seremoni.

Dia adalah pengingat bahwa perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka masih berlangsung.

PBB melalui Divisi untuk Hak-Hak Palestina dan Komite Pelaksanaan Hak-Hak yang Tidak Dapat Dicabut dari Rakyat Palestina terus mengawal isu ini.

Solidaritas berarti dunia tidak menutup mata terhadap penderitaan. 

Dia adalah ajakan agar negara-negara anggota PBB, masyarakat sipil, dan individu di seluruh dunia tetap peduli dan mendukung penyelesaian damai yang adil.

Hari Solidaritas Internasional untuk Palestina pada 29 November adalah momentum penting.

Dia mengingatkan dunia pada sejarah panjang konflik, penderitaan, dan perjuangan rakyat Palestina.

Lebih dari itu, hari ini adalah simbol bahwa solidaritas global masih diperlukan, agar hak-hak dasar rakyat Palestina tidak terus diabaikan.

Dengan memperingati hari ini, kita diajak untuk tidak melupakan bahwa perjuangan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.

Solidaritas bukan hanya kata, melainkan komitmen nyata untuk mendukung keadilan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#arab #Palestina #pbb #yahudi #Hari solidaritas internasional