Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Super League 2025/26 Dipenuhi Pelatih Asing, Dominasi Eropa dan Amerika Latin, Ini Daftar Lengkapnya

Tulus Widodo • Senin, 14 Juli 2025 | 18:55 WIB
Klub Indonesia Gandeng Pelatih Dunia
Klub Indonesia Gandeng Pelatih Dunia

RADARTUBAN - Kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 kian menarik, bukan hanya karena persaingan antar klub yang semakin ketat, tapi juga karena deretan pelatih asing berkualitas yang membanjiri kursi kepelatihan.

Tercatat, mayoritas klub kini dikomandoi juru taktik asal Eropa dan Amerika Latin, mencerminkan ambisi besar klub-klub tanah air untuk tampil lebih kompetitif di level Asia.

Dari 18 klub yang berpartisipasi, hanya satu yang belum mengumumkan pelatih barunya: Malut United.

Sisanya telah mempercayakan tim mereka kepada pelatih asal Brasil, Belanda, Spanyol, Portugal, Argentina, Kroasia, Malaysia, hingga Irlandia Utara.

Berikut daftar pelatih Super League 2025/26 berdasarkan negara asalnya:

Brasil (3 Pelatih)

Arema FC: Marcos Santos

Borneo FC: Fábio Lefundes

Persija Jakarta: Maurício Souza


Argentina (2 Pelatih)

Madura United: Alfredo Vera

PSBS Biak: Marcos Guillermo


Belanda (4 Pelatih)

Bali United: Johnny Jansen

Dewa United: Jan Olde Riekerink

Persis Solo: Peter de Roo

PSIM Yogyakarta: Jean-Paul van Gastel


Spanyol (2 Pelatih)

Persebaya Surabaya: Eduardo Pérez

Persita Tangerang: Carlos Peña


Portugal (3 Pelatih)

PSM Makassar: Bernardo Tavares

Semen Padang: Eduardo Almeida

Persijap Jepara: Mário Lemos


Kroasia

Persib Bandung: Bojan Hodak


Irlandia Utara

Bhayangkara FC: Paul Munster


Malaysia

Persik Kediri: Ong Kim Swee


Belum Diumumkan

Malut United: TBA (To Be Announced)

Fenomena ini menunjukkan transformasi serius dalam sepak bola Indonesia.

Klub-klub kini lebih berani dalam menggaet pelatih asing dengan rekam jejak internasional.

Strategi ini diyakini mampu meningkatkan kualitas teknis tim, daya saing di Asia, serta mengangkat pamor Indonesia Super League di mata dunia.

Khusus pelatih asal Belanda dan Brasil, mereka menempati jumlah terbanyak.

Ini tak lepas dari reputasi sepak bola kedua negara tersebut yang dikenal dengan fondasi teknik kuat dan gaya main progresif. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#amerika latin #juru taktik Super League #belanda #Malut United #Persebaya Surabaya #pelatih asing #brasil #BRI Super League