Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series Dirilis, Banyak Nama Besar Tersisih

Tulus Widodo • Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:38 WIB

Ilustrasi Timnas Indonesia Senior
Ilustrasi Timnas Indonesia Senior

RADARTUBAN - Skuad final Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series akhirnya diumumkan. 

Keputusan pelatih anyar John Herdman ini langsung memantik perdebatan publik setelah sejumlah nama populer dipastikan tersingkir dari daftar akhir. 

Komposisi tim menunjukkan arah baru: perpaduan pemain diaspora dan talenta lokal yang sedang naik daun.

Komposisi Skuad: Kiper hingga Lini Depan

Di bawah mistar, empat nama dipercaya mengisi posisi penjaga gawang: Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, dan Nadeo Argawinata. 

Kehadiran dua kiper yang berkarier di luar negeri mempertegas ambisi peningkatan kualitas di sektor vital ini.

Lini belakang diisi kombinasi pengalaman dan tenaga muda, seperti Elkan Baggott, Jay Idzes, hingga Justin Hubner. 

Nama-nama ini memberi sinyal kuat bahwa sektor pertahanan kini lebih berorientasi fisik dan duel udara.

Di lini tengah, kehadiran gelandang diaspora seperti Joey Pelupessy dan Jordi Amat menambah dimensi distribusi bola dan pengalaman bermain di level kompetitif Eropa.

Sementara di lini serang, kombinasi pemain lokal dan diaspora seperti Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, hingga Yakob Sayuri diharapkan memberi variasi serangan yang lebih tajam.

Daftar Pencoretan: Nama Besar Jadi Korban

Keputusan paling menyita perhatian tentu datang dari daftar pemain yang dicoret.

Nama-nama seperti Marc Klok, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, hingga Egy Maulana Vikri harus menerima kenyataan pahit.

Tak hanya itu, Stefano Lilipaly dan Hokky Caraka juga masuk daftar pemain yang tersingkir. 

Ini menandakan persaingan di skuad semakin ketat dan tak lagi bergantung pada nama besar semata.

Pergeseran Filosofi dan Risiko Besar

Pemilihan skuad ini menunjukkan adanya pergeseran filosofi permainan.

Tim pelatih tampak mengutamakan pemain dengan pengalaman internasional dan fleksibilitas taktik. 

Masuknya banyak pemain diaspora menjadi bukti pendekatan baru dalam membangun daya saing global.

Namun, keputusan ini bukan tanpa risiko. Minimnya pemain yang sudah lama bermain bersama bisa berdampak pada chemistry tim. 

Selain itu, mencoret pemain yang selama ini menjadi tulang punggung berpotensi memicu tekanan publik jika hasil tak sesuai ekspektasi.

Di sisi lain, langkah ini juga bisa menjadi momentum regenerasi. Ajang FIFA Series menjadi panggung pembuktian apakah komposisi baru ini benar-benar mampu mengangkat level permainan Timnas Indonesia.

Momentum Pembuktian

Kini, sorotan tak lagi pada siapa yang dicoret, melainkan bagaimana skuad ini menjawab ekspektasi. 

Dengan komposisi yang lebih “internasional”, publik menunggu satu hal: peningkatan kualitas permainan yang nyata di lapangan.

FIFA Series bukan sekadar uji coba. Ini adalah panggung evaluasi—dan bagi skuad baru ini, juga pembuktian bahwa keputusan berani ini memang layak diambil. 

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series : 

PENJAGA GAWANG

- Cahya Supriadi

- Emil Audero

- Maarten Paes

- Nadeo Argawinata

BELAKANG : 

- Dean James

- Dony Tri Pamungkas

- Elkan Baggott

- Jay Idzes

- Justin Hubner

- Kevin Diks

- Nathan Tjoe-A-On

- Rizky Ridho

- Sandy Walsh

TENGAH :

- Celvin Verdonk

- Eliano Reijnders

- Ivar Jenner

- Joey Pelupessy 

- Jordi Amat

DEPAN : 

- Beckham Putra

- Mauro Zijlstra

- Ole Romeny

- Ragnar Oratmangoen

- Ramadhan Sananta

- Yakob Sayuri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#emil audero #Marteen Paes #Rizky Ridho #FIFA Series #John Herdman #jay idzes #diaspora #timnas indonesia