RADARTUBAN – Siswa SMAN 1 Singgahan menjadi tempat pertama dilaksanakan diklat jurnalistik oleh Axis bersama Jawa Pos Radar Tuban, Kamis (19/10).
Diikuti kurang lebih 50 siswa. Mereka antusia mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
Dan di akhir acara, para siswa mendapatkan kartu perdana dari Axis secara gratis.
Pemateri dalam diklat Junalistik M. Mahfudz Muntaha mengatakan, ditengah geliat media sosial saat ini, ilmu jurnalistik sangat dibutuhkan.
Sebab, ketika seseorang menguasai ilmu jurnalistik, maka tidak akan mudah terpapar hoaks atau berita bohong.
‘’Dalam prinsip jurnalistik, ketika mendapatkan informasi harus ada konfirmasi, jadi ada pengecekan fakta terlebih dahulu, sehingga tidak mudah terkena hoaks,’’ ujarnya.
Materi yang disampaikan kurang lebih dua jam tersebut, para banyak memberikan feedback. Terutama dalam hal menanggapi fenomena media sosial.
‘’Seperti video di Tiktok itu apakah termasuk berita,’’ ujar Budi, salah satu siswa SMAN 1 Singgahan.
Disampaikan Mahfud, sebuah video dapat dikatakan sebagai berita apabila memenuhi usur 5W+1H.
‘’Ketika dalam video itu memuat narasi lengkap dengan unsur 5W+1H, maka bisa saja disebut konten berita,’’ ujarnya.
Sementara itu, Bagian Kesiswaan SMAN 1 Singgahan Khoirul Umam mengatakan, hadirnya Jawa Pos Radar Tuban bersama Axis sangat membantu siswanya dalam memahami produk-produk jurnalistik.
‘’Utamanya dalam memfilter setiap informasi. Sehingga menjadi generasi yang tidak mudah termakan hoaks,’’ katanya. (fud/tok)
Editor : Amin Fauzie