Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Akhir Tahun, RSUD Tuban Siapkan 12 Kamar Isolasi

Fitri Nur Asih Wijayanti • Minggu, 24 Desember 2023 | 03:00 WIB
PETAKAN GANGGUAN: Kepala biro operasi Polda Jawa Timur Kombespol Puji Santoso yang baru turun dari helikopter saat mengecek kesiapan pengamanan Natal dan tahun baru di Tuban.
PETAKAN GANGGUAN: Kepala biro operasi Polda Jawa Timur Kombespol Puji Santoso yang baru turun dari helikopter saat mengecek kesiapan pengamanan Natal dan tahun baru di Tuban.

RADARTUBAN – Sejak akhir Oktober, Kementerian Kesehatan mencatat terjadi peningkatan kasus akumulasi kasus Covid-19 di Indonesia.

Meski belum terdeteksi, potensi lonjakan kasus Covid-19 tersebut tetap diantisipasi pemkab dengan menyediakan 12 kamar isolasi di (RSUD) dr. R Koesma Tuban.

Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban Moh. Masyhudi menjelaskan, sebanyak 12 kamar untuk ruangisolasi pasien Covid-19 sudah disiapkan di Gedung Aster.

Gedung yang diresmikan sejak 2021 itu selama ini memang dikhususkan untuk pasien dengan penyakit menular pernapasan.

‘’Sampai kapan pun fasilitas isolasi tetap tersedia, salah satunya untuk Covid-19,” katanya Jumat (22/12).

Masyhudi memastikan, rumah sakit pelat merah itu selalu siap apabila terjadi lonjakan jelang Nataru.

Bahkan hingga saat ini, RSUD sudah mewajibkan seluruh perawat untuk menggunakan masker guna meminimalisir penyebaran yang sewaktu-waktu terjadi.

‘’Kita melakukan upaya preventif, karena kalau ada lonjakan berarti ada penyebaran yang tidak terkontrol,” katanya.

Pria peraih predikat Dokter Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur itu menuturkan, untuk saat ini varian virus yang terbaru belum terdeteksi.

Namun, dikatakan dia, secara teoritis virus akan bermutasi hingga terus tercipta varian baru.

‘’Tapi kalau kita sudah vaksin apalagi booster, dampak varian virus apapun tidak akan berdampak besar terhadap tubuh,” tutur dia.

Masyhudi menambahkan, varian baru Covid-19 diprediksi akan selalu muncul dan tidak bisa dihilangkan secara penuh. Sebab, virus tersebut sudah menjadi pandemi.

Ke depannya, manusia akan hidup berdampingan dengan virus Covid-19, layaknya seperti virus influenza.

‘’Virus influenza juga dulu mematikan, tapi kalau sekarang sudah kebal semua,” imbuhnya.

Apakah ada kebijakan memakai masker kembali? Lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini mengatakan, Pemkab Tuban tetap mengimbau menggunakan masker ketika di keramaian, khususnya Nataru.

‘’Insyaallah kesadaran masyarakat sudah tinggi, sehingga kita sekadar mengimbau,” jelasnya.

Sementara itu Sekda Tuban Budi Wiyana mengatakan, pemkab melakukan langkah antisipastif agar Covid-19 tidak melonjak.

Pemkab melalui institusi terkait rutin memberikan informasi maupun sosialisasi terkait potensi bahaya yang masih mengancam tersebut.

‘’Kita sudah pengalaman dalam menghadapi Covid-19, pengalaman itu menjadi SOP (standar operating procedure) agar tidak terjadi seperti yang sebelumnya,’’ ungkap dia.

Ditanya terkait perkembangan laporan kenaikan Covid-19, sekda menegaskan hingga saat ini belum ada laporan data kasus tersebut.

‘’Tetap diansitipasi, tapi ini tidak semasif seperti yang se belumnya,’’ lanjut dia.

Untuk memastikan keamanan Nataru, kepala biro operasi (Karoops) Polda Jawa Timur Kombespol Puji Santoso melakukan kunjungan ke Tuban, Kamis (21/12).

Dia didampingi Dirlantas Polda Jatim Kombespol Komarudin, Dirpolair Kombespol Arman Asmara Syarifudin, Komandan Satuan Brimob Kombespol Suryo Sudarmadi, dan, Kabiddokes Polda Jatim Kombespol Erwin Zainul Hakim.

Setelah turun dari helikopter di Alun-alun Tuban, mereka mengecek pos pelayanan dan pengamanan di Pantai Boom dan Pantai Kelapa. (fit/yud)

Editor : Amin Fauzie
#Tuban #nataru #dr R Koesma #pasien #COVID-19 #rsud #akhir tahun #isolasi #Gedung Aster #vaksin #varian virus yang terbaru