Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mei Wulandari, Gadis yang Tekuni Bisnis Hijab

Aimatul Fauziyah • Jumat, 8 Maret 2024 | 23:24 WIB
Photo
Photo

KEINGINAN menambah uang jajan tanpa membebani orang tua, memicu Mei Wulandari untuk memulai berbisnis ketika masih duduk di bangku kuliah.

Sejak 2019, Mei sudah mulai berjualan makanan, jilbab, dan juga skincare. Dia mengaku sudah suka berjualan ketika masih sekolah. ‘’Apa pun yang bisa dijual, ya aku jual,’’ ujarnya.

Bahkan, lulusan Universitas Bojonegoro ini pernah menjual dekorasi dinding dan banyak yang tertarik.

‘’Tapi seiring berjalannya waktu, aku mulai fokus di satu bisnis,” katanya.

Saat ini, cewek asal Desa Rengel, Kecamatan Rengel ini juga sedang bekerja sebagai admin fakultas di Universitas Bojonegoro.

‘’Jadi aku fokus untuk jualan jilbab saja,” tuturnya.

Mei mengatakan, alasannya untuk fokus pada jualan jilbab karena melihat tren fashion yang saat ini sangat menjanjikan.

‘’Jilbab sekarang banyak banget peminatnya, jadi aku memanfaatkan pasar itu untuk berjualan,” jelasnya.

Mei menjual jilbab secara online dan juga offline.

’Online aku jual di media sosial Instagram dan Shopee, di rumah juka buka toko,” jelasnya.

Cewek kelahiran 2000 itu mengatakan, saat ini dirinya harus pintar-pintar membagi waktu antara dua pekerjaan yang saat ini dia lakoni.

‘’Untuk weekday aku kerja dan juga melayani pembeli via online, saat weekend aku buat konten jilbab di media sosial untuk menarik pelanggan,” jelasnya.

Mei mengatakan, agar bisnisnya berjalan lancar, dia selalu membuat konten tentang jilbab yang menarik setiap minggunya.

‘’Misalnya tentang tutorial hijab model terbaru, perbedaan jenis dan bahannya, dan lain-lain. ‘’Hal itu akan membuat penonton penasaran dan melihat-lihat jualan, dan Alhamdulillah ada saja yang tertarik untuk membeli,’’ ucapnya bersyukur. (zia/tok)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#waktu #universitas bojonegoro #orang tua #offline #toko #jilbab #mei wulandari #online #Rengel #uang jajan #berjualan #pasar