RADARTUBAN – Puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban, Rabu (29/1) dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai.
Atraksi kesenian tari tradisional Tiongkok itu suskes menyedot animo masyarakat yang sudah cukup lama tidak melihat atraksi barongsai. Baik dari umat Konghucu maupun umat agama lain.
Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, anak-anak hingga orang dewasa mulai memadati halaman klenteng terbesar se-Asia Tenggara tersebut sejak pukul 08.00. Mereka tampak antusias menunggu penampilan barongsai.
Lianna, pengurus Kelenteng Kwan Sing Bio mengatakan, penampilan barongsai selalu sajikan saban merayakan Tahun Baru Imlek, kecuali saat Covid.
Karena itu, atraksi barongsai selalu dinantikan masyarakat, sekaligus sebagai wahana rekreasi. ‘’Memang barongsai kami tujukan untuk umum, sebagai sarana hiburan masyarakat juga,’’ katanya.
Lianna mengaku senang dengan hadirnya banyak masyarakat yang turut memeriahkan perayaan Imlek.
‘’Kami sangat senang euforia masyarakat yang datang turut memeriahkan perayaan tahun baru Imlek,’’ ujarnya.
Lebih lanjut, Lianna menyampaikan, umat Konghucu yang datang ke Klenteng Kwan Sing Bio untuk sembahyang tidak hanya dari Tuban, tapi juga dari berbagai daerah.
‘’Sembahyang dilaksanakan kemarin (Selasa, 28/1), hari ini (kemarin, Red) perayaannya saja,” katanya.
Novi, salah satu pengunjung dari Kecamatan Palang merasa senang dengan adanya tampilan barongsai yang diadakan Klenteng Kwan Sing Bio.
Selain sebagai sarana hiburan, juga sarana berkumpul dengan keluarga. ‘’Saya datang untuk menyaksikan barongsai bersama keluarga,’’ tandasnya. (gik/tok)
Editor : Yudha Satria Aditama