Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Puting Beliung di Widang Jadi Alarm, BPBD Tuban Ingatkan Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Andreyan (An) • Kamis, 5 Februari 2026 | 16:30 WIB

 

Kondisi salah satu rumah warga di Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang pasca diterjang angin puting beliung, Minggu (3/2) sore.
Kondisi salah satu rumah warga di Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang pasca diterjang angin puting beliung, Minggu (3/2) sore.

RADARTUBAN – Bencana puting beliung yang merusak puluhan rumah warga di Desa Tegalrejo, Kecamatan Widang, Minggu (1/2) sore, menjadi peringatan bagi masyarakat di Tuban untuk meningkatkan kewaspadaan.

Peristiwa tersebut terjadi di tengah memasuki puncak musim penghujan yang masih berpotensi memicu cuaca ekstrem.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Sudarmaji mengatakan, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan di hampir seluruh wilayah Tuban.

Februari disebut sebagai periode dengan intensitas hujan tertinggi.

“Potensi terjadinya bencana alam masih sangat besar,” ujar Sudarmaji.

Menurut dia, wilayah perbukitan seperti Kecamatan Grabagan, Montong, dan Kerek memiliki kerawanan tinggi terhadap tanah longsor maupun banjir bandang.

Sementara daerah dengan bentang lahan terbuka dan persawahan luas, seperti Singgahan, Parengan, dan Widang, rawan terdampak angin kencang hingga puting beliung.

Adapun kawasan bantaran Sungai Bengawan Solo, meliputi Kecamatan Rengel, Soko, Plumpang, dan Widang juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan sungai.

Curah hujan di wilayah hulu dinilai berpengaruh langsung terhadap kenaikan muka air.

“Kami melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan kondisi debit sungai dan mengantisipasi dampak jika terjadi luapan,” kata Sudarmaji.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tuban, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban diprediksi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu (4/2).

Ancaman cuaca ekstrem juga terjadi di wilayah perairan. BMKG memprediksi gelombang laut setinggi 1,5 hingga 2,5 meter masih berpotensi terjadi di perairan Tuban pada 4–7 Februari.

Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi aktivitas nelayan.

Sudarmaji menambahkan, situasi serupa tidak hanya terjadi di Tuban, namun juga di sejumlah wilayah lain di Jawa Timur. BPBD Jawa Timur masih memberlakukan surat kewaspadaan cuaca ekstrem.

“Hingga kini status kewaspadaan masih berlaku. Kami menyiagakan personel untuk memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan penanganan darurat apabila terjadi bencana,” ujarnya.(an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #BPBD #hujan #widang #Puncak musim corona