Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Penawar Tertinggi Malah Menang Lelang Proyek Jalan Merakurak–Jenu Tuban Senilai Rp 8 Miliar

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 6 Juli 2026 | 15:26 WIB
Kondisi jalan Merakurak – Jenu yang rusak parah ditambal sementara dengan semen sambil menunggu perbaikan permanen. (RADAR TUBAN)
Kondisi jalan Merakurak – Jenu yang rusak parah ditambal sementara dengan semen sambil menunggu perbaikan permanen. (RADAR TUBAN)

RADARTUBAN — Proses lelang proyek perbaikan jalan Merakurak–Jenu memasuki tahap akhir. Paket pekerjaan senilai Rp 8,1 miliar itu kini telah sampai pada penetapan calon pemenang setelah proses pengadaan berlangsung sejak 8 Juni lalu.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tuban, sebanyak 26 penyedia sempat mendaftar mengikuti lelang.

Namun, hanya empat rekanan yang akhirnya memasukkan dokumen penawaran, yakni CV Sinar Surya Cempaka, CV Linggis Nusantara, PT Surya Mulia Kontruksindo, dan CV Sinergi Indonesia Muda.

Dari empat peserta tersebut, CV Sinar Surya Cempaka mengajukan penawaran terendah sebesar Rp 7,2 miliar. Sementara penawaran tertinggi dari CV Sinergi Indonesia Muda senilai Rp 8,067 miliar atau hanya sekitar Rp 50 juta lebih rendah dibandingkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 8,1 miliar.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur karena Berhenti di Tengah Jalan, Pengendara Mobil Bacok Ojol

Meski bukan penawar dengan harga terendah, CV Sinergi Indonesia Muda justru ditetapkan sebagai calon pemenang. Hasil evaluasi menunjukkan tiga peserta lain dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi maupun teknis.

Di antaranya terdapat dokumen daftar isian peralatan utama yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam dokumen pemilihan, serta ada peserta yang tidak menyampaikan daftar perhitungan sisa kemampuan paket.

Kepala Bagian Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPBJ) Setda Tuban Catur Tri Utomo belum memberikan penjelasan saat dikonfirmasi terkait hasil evaluasi maupun penetapan calon pemenang tersebut.

Wartawan koran ini yang meneleponnya, Jumat (3/7) pukul 16.20 tidak direspons. Pertanyaan yang dikirim melalui WhatsApp pada jam yang sama juga tidak dibalas.

Anggota Komisi I DPRD Tuban Siswanto menilai, secara regulasi tidak ada persoalan apabila pemenang lelang bukan merupakan penawar dengan harga terendah. Menurut dia, ketentuan pengadaan tidak mengharuskan penyedia dengan penawaran paling rendah otomatis menjadi pemenang. "Kalau saya melihat ini penawarnya sangat cerdas," ujarnya, menyindir.

Politikus PKB itu mengatakan, kewajaran nilai penawaran tidak bisa dinilai hanya dari besarnya selisih terhadap HPS. Sebab, penawaran yang terlalu rendah pun belum tentu mencerminkan kondisi yang ideal. "Karena yang terpenting hasil lelang harus di bawah pagu anggaran," katanya.

Siswanto menduga, penetapan pemenang dengan nilai penawaran yang relatif tinggi bisa saja dipengaruhi pertimbangan kondisi harga material bangunan yang masih berfluktuasi. Kendati demikian, dia berharap nilai kontrak yang besar berbanding lurus dengan mutu pekerjaan yang dihasilkan.

"Tapi, harapan kami dengan penawaran tinggi dimenangkan, artinya kualitas yang diberikan pun harus sesuai," tegasnya.

Menurut Siswanto, hal yang justru patut menjadi perhatian bukan besaran penawaran, melainkan minimnya partisipasi kontraktor lokal.

Baca Juga: Kontraktor Main Aman, Penawaran Lelang Proyek APBD Tuban Hanya Turun Nol Koma Persen

Dari empat peserta yang mengajukan penawaran, tidak satu pun berasal dari Kabupaten Tuban. "Ini apakah rekanan asli dari Tuban tidak ada yang mampu atau seperti apa, kok tidak ada yang mengajukan penawaran," ujarnya. 

Sebelumnya, proyek perbaikan jalan Merakurak–Jenu direncanakan menggunakan konstruksi rigid beton sepanjang sekitar 1,2 km. Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 160 hari atau sekitar lima bulan. (fud/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #jenu #kontraktor #lelang proyek #Merakurak