Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Cerita di Balik Konten Viral, Cece Acid Ternyata Sempat Trauma Dihujat Netizen

Jeny Tri Kurnia Putri • Sabtu, 11 April 2026 | 20:36 WIB
Potret Cece Acid bersama Emil Mario dalam acara podcast Slay and Say. (Tangkapan layar YouTube @slayandsay)
Potret Cece Acid bersama Emil Mario dalam acara podcast Slay and Say. (Tangkapan layar YouTube @slayandsay)

RADARTUBAN - Siapa yang tidak kenal dengan Cece Acid? Kreator konten yang viral karena aksi kocaknya melakukan re-pack jajanan minimarket dengan harga selangit ini ternyata menyimpan sisi lain yang jarang diketahui publik.

Dibalik penampilannya yang selalu ceria dan lucu di layar kaca, pemilik nama asli Rasyid ini mengaku pernah mengalami trauma mendalam akibat komentar negatif netizen.

Dalam sesi bincang santai di kanal YouTube Slay and Say bersama Emil Mario, Cece Acid blak-blakan mengenai perjalanan kariernya.

Ia mengungkapkan bahwa jauh sebelum dikenal dengan karakter ‘Cece’ yang manja dan unik, dirinya memulai langkah dari platform Line hingga akhirnya meledak di TikTok saat pandemi Covid-19 melanda.

Baca Juga: James Maddison Cedera ACL Jadi Sorotan, Respons Tegas Bintang Tottenham Usai Video Viral

Sempat Ingin Berhenti Ngonten

Trauma yang dialami Cece terjadi sekitar tiga tahun lalu. Saat itu, ia melakukan kolaborasi dengan kreator lain dan melontarkan candaan yang dianggap tidak sopan oleh publik.

Akibatnya, kolom komentarnya dibanjiri hujatan yang membuatnya sempat terpukul.

“Itu agak trauma banget, habis itu gua udah lumayan enggak mau ngonten keluar lagi. Jadi lebih hati-hati dan jadinya malah di kamar aja kontennya, enggak pernah mau keluar karena takut banget,” kenang Cece Acid dalam video tersebut.

Namun, perlahan ia mulai bangkit. Strateginya adalah dengan menunjukkan kepribadian aslinya secara perlahan agar netizen memahami gaya bercandanya yang khas.

Kini, ia justru lebih berani mengeksplorasi konten di luar ruangan, meski tetap melakukan evaluasi diri agar tidak melewati batas.

Cita-Cita Jadi Dokter yang Kandas

Hal mengejutkan lainnya adalah mengenai latar belakang pendidikannya. Meski kini sukses sebagai influencer, Cece mengaku cita-cita masa kecilnya adalah menjadi seorang dokter umum.

Namun, realitas ekonomi memaksanya untuk mengubur impian tersebut dan memilih jurusan manajemen.

“Sebenarnya gue pengin banget jadi dokter, cuman karena kendala biaya karena kan dokter tuh mahal banget sekolahnya. Gue sadar diri, daripada nanti nekad terus berhenti di tengah jalan, mending diikhlasin aja,” tuturnya dengan nada tegar.

Kehadiran yang Dinanti Pengikut Setia

“Gue tuh senang karena banyak yang doain malam-malam, kayak ‘Ce, sehat-sehat ya, soalnya kamu yang nemenin aku banget.’ Itu tuh membuat gue ngerasa kehadiran gue di dunia ini ada yang nungguin,” ujar Cece Acid saat menceritakan interaksinya dengan para pengikut setia.

Kini, Cece Acid terus konsisten menghibur jutaan pengikutnya.

Baginya, setiap hujatan adalah bagian dari proses pendewasaan, dan ia memilih untuk tetap fokus memberikan dampak positif, termasuk dengan menerima kritik membangun terkait isu lingkungan yang sempat menerpa konten re-pack plastiknya beberapa waktu lalu. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Cece Acid #trauma #kreator konten #tik tok #viral