RADARTUBAN - Seorang gadis muda asal Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditemukan tewas di kamar rumahnya setelah diduga dianiaya kekasihnya sendiri.
Polisi telah menangkap pelaku yang berinisial AR, 18, warga desa setempat.
Korban diketahui berinisial MTA, 19, ditemukan tak bernyawa pada Jumat (3/7) dalam kondisi tanpa busana di dalam ruangan kamarnya.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Ari Nuzul Aulia mengatakan peristiwa itu berawal saat korban dan pelaku usai pulang makan malam di Kecamatan Lumajang.
Keduanya sempat melakukan hubungan badan di rumah korban sebelum terjadi cekcok.
Baca Juga: Pria Tewas Ditusuk di Kampung Ambon Jakbar, Insiden Bermula dari Cekcok di Pinggir Jalan
Menurut Ari, korban marah karena pelaku bermain ponsel dan sempat melontarkan kata-kata kasar kepada orang tua pelaku. Ucapan itu diduga memicu emosi AR hingga ia mengambil kayu dan memukul korban.
"Gara-gara pelaku main HP sendiri korban marah dan mengolok-olok orang tua pelaku, ini yang membuat pelaku marah dan mengambil kayu untuk memukul korban," Ujar AKP, Ari.
Ia menyebur, motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah kesal karena korban selalu mengejek orang tua pelaku.
"Korban kerap mengajek orang tua pelaku dengan bahasa yang sangat kotor,"Katanya
Kini, AR telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 458 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni