Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Banjir Besar Thailand Tewaskan 176 Orang, Pejabat Hat Yai Dicopot dan PM Anutin Minta Maaf Serta Janji Evaluasi Total

M Robit Bilhaq • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:34 WIB
ilustrasi banjir besar yang terjadi
ilustrasi banjir besar yang terjadi

RADARTUBAN – Thailand kembali diguncang bencana banjir besar pada akhir pekan lalu.

Laporan AFP pada Selasa (2/12) mencatat sedikitnya 176 orang meninggal dunia, mayoritas berasal dari wilayah selatan, terutama Kota Hat Yai di Provinsi Songkhla yang mengalami kerusakan paling parah.

Banjir besar ini memicu tekanan kuat terhadap pemerintahan Perdana Menteri (PM) Anutin Charnvirakul serta otoritas daerah yang dianggap gagal memberikan perlindungan maksimal kepada warganya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Sumbar, Janji Prioritaskan Pemulihan Rumah Warga

Pejabat Dicopot, Pemerintah Pusat Ambil Langkah Tegas

Akibat besarnya kerusakan dan tingginya jumlah korban, pemerintah pusat langsung mengambil keputusan tegas.

Bupati Hat Yai resmi dicopot, sementara kepala kepolisian setempat dipindahkan dari jabatannya.

Menurut laporan Reuters, dua pejabat tersebut dinilai paling bertanggung jawab karena tidak memberikan peringatan awal yang memadai saat hujan lebat mulai meningkatkan ketinggian air.

Akibatnya, banyak warga tidak sempat menyelamatkan diri dan terjebak di rumah masing-masing ketika banjir datang.

Baca Juga: Ratu Sirikit, Ibu Suri Kerajaan Thailand Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

PM Thailand Minta Maaf, Janji Lakukan Evaluasi Total

Dalam pernyataannya, PM Anutin menyampaikan permintaan maaf terbuka atas kegagalan pemerintah daerah dalam menangani bencana.

Ia memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memperketat sistem koordinasi peringatan dini.

Anutin menegaskan bahwa delegasi pemerintah akan turun langsung meninjau lokasi terdampak.

Pemerintah juga menyiapkan paket bantuan besar bagi warga, meliputi:

Menurut Bangkok Post, inspeksi langsung menjadi kunci untuk memahami skala kerusakan dan mempercepat langkah pemulihan.

Setiap Keluarga Terdampak Akan Terima Bantuan 9.000 Baht

Sebagai bentuk tanggung jawab, PM Anutin menjanjikan bantuan tunai sebesar 9.000 baht (sekitar Rp4,5 juta) untuk setiap rumah tangga terdampak.

Penyaluran dana bantuan tersebut diperkirakan dimulai pada minggu berikutnya.

Geografis Songkhla Jadi Faktor Utama Parahnya Banjir

Lebih lanjut, Anutin mengungkap bahwa wilayah Songkhla, khususnya Distrik Hat Yai, memiliki bentuk geografis menyerupai cekungan.

Kondisi ini membuat air lebih mudah menggenang saat curah hujan ekstrem terjadi.

Ia menilai diperlukan redesain infrastruktur jalan untuk meningkatkan kapasitas drainase sekaligus memperbaiki sistem evakuasi otomatis agar masyarakat bisa lebih siap menghadapi bencana serupa di masa mendatang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#banjir thailand #hat yai #pm thailand #thailand #Songkhla Thailand #banjir besar