Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Musim Penghujan dan Lembap, Waspadai Kurap, Panu, hingga Eksim

Dwi Setiyawan • Minggu, 14 Januari 2024 | 17:11 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Waspadai sejumlah penyakit kulit, mulai kurap, panu, hingga eksim yang berpotensi timbul saat musim penghujan. 

Dokter spesialis kulit dan kelamin Fitria Agustina mengatakan, musim hujan identik dengan lembap dan dengan banjir. 

‘’Nah itu biasanya penyakit kulit yang berhubungan dengan kondisi tersebut misalnya penyakit yang disebabkan oleh jamur kulit," kata Fitria dilansir dari Antara. 

Dia mencontohkan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur kulit saat musim penghujan adalah kandidosis kutis yang dialami orang bertubuh gemuk.

Kandidosis kutis, terang dia, umumnya muncul pada sela-sela jari kaki. Infeksi ini biasanya menyebabkan kulit di area tersebut menjadi basah atau kemerahan.

Dokter spesialis dermatologi dan venereologi lulusan Universitas Indonesia itu juga menyampaikan kondisi lembap pada musim penghujan juga menjadi penyebab berkembangnya penyakit jamur lainnya seperti tinea atau kurap.

Fitria menyebut kondisi lembap memungkinkan tinea yang bukan flora normal kulit untuk berkembang. Terutama jika perlindungan kulit tidak optimal.

"Pada prinsipnya, kalau kayak tinea itu bukan flora normal ada di kulit kita. Jadi dia tidak boleh ada di kulit kita. Tapi dia bisa berkembang biak kalau skin barrier kita tidak bagus, kalau kondisi kulit kita lembap itu akan berkembang biak dengan mudah," kata Fitria.

Dia juga menyebutkan panu yang disebabkan jamur Malassezia furfur adalah masalah kulit lainnya yang umum terjadi pada musim penghujan.

Kelembapan yang tinggi, kurangnya kebersihan, dan pakaian yang sering basah dapat menjadi pemicu timbulnya panu pada beberapa individu.

"Kalau yang lainnya pada kondisi tertentu mungkin dermatitis atopik atau eczema (eksim). Pada beberapa orang, kondisi hujan itu jadi pencetus untuk eczema," kata praktisi kesehatan itu. 

Fitria menyarankan sejumlah tips agar terhindar dari masalah penyakit kulit yang dipicu jamur pada musim hujan, mulai dari menjaga kebersihan kulit baik wajah maupun tubuh, menggunakan pelembap, dan tabir surya.

Terkait penggunaan tabir surya saat musim penghujan, Fitria menegaskan urgensinya karena cahaya saat cuaca mendung atau berawan tetap mengandung sinar ultraviolet (UV).

"Cahaya tampak itu memang isinya selain ada UV-nya, ada juga blue light atau sinar biru, atau infrared. Nah itu ada semua di cahaya tampak," kata Fitria.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#kondisi #cuaca #penghujan #Kurap #musim #penyakit kulit #panu