Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

8 Manfaat Sensory Play untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 20 Agustus 2024 | 14:01 WIB
Manfaat sensory play untuk tumbuh kembang anak-anak.
Manfaat sensory play untuk tumbuh kembang anak-anak.

RADARTUBAN - Saat masa pertumbuhan dan perkembangan pada anak, dibutuhkan berbagai hal yang dapat membantu perkembangan motorik dan sensorik pada anak. Salah satunya adalah permainan sensory play.

Sensory play tidak hanya memberikan rasa senang pada anak, tetapi juga bermanfaat untuk memberikan stimulasi pada panca indra anak, mulai dari sentuhan, visual, bau, rasa, dan suara.

Permainan ini akan membantu membangun koneksi pada setiap saraf yang ada di dalam otak anak. Anak akan merasakan berbagai tekstur, bau, suara, dan beberapa lainnya yang tentunya dapat mengoptimalkan sensorik dan menguatkan panca indranya.

Permainan sensory play akan membiarkan anak bermain dengan slime, adonan kue, pasir, alat musik, makanan, dan berbagai benda lainnya agar panca indra anak terstimulasi. Seperti indra pendengaran, pengecap, peraba, pelihat, dan penciuman.

Dengan membiasakan permainan sensory play, juga akan membantu otak anak untuk lebih terstimulasi untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah, mengontrol emosi, dan lain sebagainya.

Berikut ini ada berbagai manfaat permainan sensory play bagi proses tumbuh kembang anak, di antaranya adalah:

1. Mengoptimalkan perkembangan kognitif

Permainan sensory play dapat membantu menstimulasi otak anak agar dapat berpikir kritis saat memecahkan masalah, seperti membedakan nama – nama warna dan mencampur warna. Ini akan meningkatkan rasa keingintahuan pada anak dan akan membuatnya menemukan jawaban dari pertanyaan tentang perbedaan warna yang telah diajarkan orang tua.

2. Mengenal rasa dan aroma

Menggunakan makanan, seperti rempah – rempah atau makanan lain dapat membantu mengenalkan anak dengan berbagai rasa dan aroma. Kegiatan ini akan membantu anak untuk lebih mengembangkan indra perasa dan penciumannya.

3. Mengelola emosi

Sensory play dapat membantu anak untuk mengelola emosinya agar tidak mudah tantrum. Bermain sensory play akan membuat anak lebih fokus ketika melakukan sesuatu dan membuatnya lebih tenang.

4. Interaksi sosial

Bermain permainan sensorik bersama dengan anggota keluarga atau teman akan meningkatkan interaksi sosial, seperti saling berbagi dan kerja sama.

5. Mengasah motorik halus

Keterampilan motorik halus akan melibatkan otot kecil untuk melakukan kegiatan, seperti mengikat tali sepatu, menutup resleting, menulis, dan mengancingkan baju.

6. Meningkatkan kreativitas dan konsentrasi

Permainan ini juga akan mengajarkan anak melatih kreativitasnya, seperti membuat bentuk sesuai imajinasinya. Selain itu, bermain dengan media dan warna yang cerah akan menambah wawasan pada anak.

7. Menambah kosa kata dan bahasa

Bermain sensory play juga akan mengajarkan anak tentang berbagai kosa kata baru dan bahasa dari benda – benda yang ia gunakan. Anak akan mengikuti arahan dan merekam setiap perkataan orang tuanya saat bermain bersama, sehingga kosa katanya juga akan bertambah.

8. Melatih motorik kasar

Keterampilan ini akan melatih otot – otot besar pada tubuh anak untuk bergerak, seperti melompat, berlari, duduk, melempar bola, menendang, dan berjalan.

Dengan menerapkan permainan sensory play, anak dapat bermain sambil belajar dan memperluas wawasannya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Sensory Play #permainan #sensorik #kognitif