RADARTUBAN - Makan telur setiap hari tidak menyebabkan bisulan, ini adalah mitos yang salah.
Bisulan atau bisul adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, terutama Staphylococcus aureus, yang masuk melalui luka terbuka pada kulit, bukan karena konsumsi telur.
Malah, mengonsumsi telur justru bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan kulit dan tubuh secara umum.
Telur mengandung protein berkualitas tinggi, selenium, fosfor, kolin, vitamin B12, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Belum ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara makan telur dan munculnya bisul.
Namun, pada orang yang memiliki alergi telur, konsumsi telur bisa memicu reaksi alergi yang kadang menimbulkan gatal atau ruam yang jika digaruk berlebihan bisa menimbulkan luka dan akhirnya bisul.
Oleh karena itu, kebersihan kulit dan menjaga kondisi luka sangat penting untuk mencegah bisulan.
Para ahli kesehatan pentingnya menjaga kebersihan kulit dan lingkungan untuk menghindari infeksi penyebab bisul.
Bisulan lebih sering terjadi karena faktor infeksi bakteri, luka yang tidak bersih, paparan bahan kimia atau kosmetik yang tidak aman, atau kondisi medis tertentu seperti diabetes.
Jadi, tidak ada alasan ilmiah untuk takut makan telur karena khawatir bisulan.
Secara umum, konsumsi telur dalam jumlah wajar aman dan justru menyehatkan.
Batas maksimal konsumsi telur berbeda-beda untuk setiap orang tergantung kondisi kesehatan, tapi orang sehat bisa makan telur setiap hari dengan aman.
Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu takut mengonsumsi telur karena mitos bisulan ini tidak berdasar secara medis. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama