Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Hobi Jadi Usaha: Tips Beternak Kenari untuk Pemula

Reivanda Bagas Ramadhani • Rabu, 2 Juli 2025 | 13:33 WIB

 

Dari pemilihan indukan hingga perawatan anakan, ini panduan ternak kenari yang cocok untuk pemula dan bisa jadi usaha rumahan.
Dari pemilihan indukan hingga perawatan anakan, ini panduan ternak kenari yang cocok untuk pemula dan bisa jadi usaha rumahan.

RADARTUBAN – Dalam beberapa bulan terakhir, tren memelihara dan beternak burung kenari kembali naik daun.

Selain karena warnanya yang cantik dan suara kicauannya yang khas, kenari juga mulai dilirik sebagai peluang usaha rumahan yang menguntungkan.

Namun, bagi para pemula, ternak kenari tidak bisa dilakukan asal-asalan. Salah perawatan, bisa-bisa burung stres dan gagal produksi.

Berikut ini 5 tips penting beternak burung kenari agar sukses menghasilkan anakan unggulan, sekaligus membuka peluang cuan dari tren hobi yang makin digemari ini:

Pilih Indukan Berkualitas

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memilih indukan jantan dan betina yang sehat dan produktif.

Kenari jantan biasanya lebih aktif berkicau dan memiliki tubuh yang tegap.

Sementara kenari betina cenderung lebih tenang, namun harus memiliki nafsu makan yang baik dan bebas dari cacat fisik.

Disarankan memilih indukan usia 7–10 bulan untuk hasil terbaik.

Perhatikan Kandang & Sirkulasi Udara

Ukuran dan kebersihan kandang berperan penting dalam keberhasilan ternak.

Gunakan kandang bersekat atau kandang koloni, dan pastikan sirkulasi udara baik agar burung tidak mudah stres.

Suhu ideal berkisar antara 24–28 derajat Celsius, jauh dari asap rokok atau bau tajam.

Pola Makan yang Seimbang

Pakan utama kenari adalah biji-bijian seperti canary seed, millet, dan jewawut.

Namun jangan lupa menambahkan asupan ekstra seperti telur rebus, sawi, dan wortel parut untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan protein, terutama saat masa kawin dan bertelur.

Waktu Kawin yang Tepat

Kenari betina biasanya menunjukkan tanda siap kawin seperti sering mengepakkan sayap dan memanggil jantan.

Proses penjodohan ideal dilakukan dengan menyatukan burung di pagi hari dan memisahkan sore hari, selama beberapa hari hingga terlihat cocok. Jika betina sudah membuat sarang, artinya siap dikawinkan.

Rawat Anakan dengan Telaten

Setelah telur menetas (sekitar hari ke-14), pastikan pakan tambahan selalu tersedia. Hindari gangguan suara keras di sekitar kandang, dan pisahkan anakan dari indukan setelah usia 25–30 hari untuk mencegah agresi atau stres.

Saat ini, harga burung kenari anakan bisa mencapai Rp200 ribu – Rp500 ribu per ekor, tergantung jenis dan warna.

Jika dirawat dengan benar, satu indukan bisa menghasilkan puluhan anakan dalam setahun.

Tak heran jika banyak penghobi burung kini mulai melirik ternak kenari sebagai sumber pemasukan tambahan di tengah tren ekonomi kreatif berbasis hobi.

Sebelum memulai, pastikan untuk belajar dari komunitas dan peternak senior.

Karena dalam dunia kenari, kesabaran dan konsistensi adalah kunci utama sukses. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#sukses #ternak #hobi #burung kenari #berkualitas