Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Eratkan Tali Silaturahmi, Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergi

Amin Fauzie • Senin, 10 April 2023 | 16:53 WIB
PEDULI ANAK YATIM: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyantuni anak yatim dalam giat Safari Ramadan 2022. (Diskominfo SP untuk Radar Tuban)
PEDULI ANAK YATIM: Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyantuni anak yatim dalam giat Safari Ramadan 2022. (Diskominfo SP untuk Radar Tuban)
Safari Ramadan tahun kedua Bupati Aditya Halindra Faridzky, SE. dan Wakil Bupati Riyadi, SH. tahun 1444 H/2023 M telah berakhir Selasa (4/4) lalu. Selain mengeratkan  tali silaturahmi dan meningkatkan kolaborasi dengan seluruh jajaran pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga desa. Manfaat dan tujuan lain dari agenda Safari Ramadan adalah menyerap usul, saran, dan aspirasi pembangunan dari masyarakat secara langsung.

Photo
Photo
PEMIMPIN MUDA: Bupati Aditya Halindra Faridzky memberikan sambutan saat Safari Ramadan di Kecamatan Jenu. (Diskominfo SP untuk Radar Tuban)

SEPEKAN menjalani safari Ramadan—mengunjungi tiap-tiap kecamatan, ada banyak ide, gagasan, dan berbagai masukan yang diterima Mas Lindra—sapaan akrab bupati —untuk pembangunan Kabupaten Tuban lebih baik.

Pembangunan yang merujuk pada saran dan masukan dari semua pihak. Mengedepankan konsep kolaborasi dan sinergi. Kesan itulah yang terekam dalam setiap kunjungan safari Ramadan bupati.

Kedekatan antara bupati dengan masyarakat begitu terasa saat Safari Ramadan berlangsung. Tak ada sekat antara yang memimpin dan yang dipimpin. Semua melebur menjadi satu dalam balutan kebersamaan.

Kehadiran pemimpin muda ini terasa amat dinanti. Berharap, Ramadan tahun depan bisa berjumpa lagi.

Dalam setiap kunjungan safari, Mas Lindra selalu menekankan pentingnya membangun Kabupaten Tuban secara kolaboratif. Karena itu, agenda Safari Ramadan ini dimanfaatkan betul oleh Mas Bupati untuk melihat setiap potensi yang bisa dikembangkan dan permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama-sama. Dengan begitu, semua memiliki tanggung jawab sama dalam membangun Kabupaten Tuban.

Keberhasilan Pemkab Tuban dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, misalnya. Mas Lindra menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Tuban mencapai 8,88 persen dan tertinggi se-Jawa Timur, adalah wujud keberhasilan dari kolaborasi dan sinergi dari jajaran tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

‘’Kunci keberhasilan dari pembangunan ekonomi Kabupaten Tuban dalam dua tahun terakhir adalah berkat sinergi dan kolaborasi yang terjalin erat antara pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten. Hampir dua tahun ini, kami menyadari betul bahwa kolaborasi dan sinergi adalah kekuatan dan budaya masyarakat Tuban,’’ tuturnya.

Selama safari, Mas Lindra selalu menyampaikan agar potensi di masing-masing kecamatan/desa mampu dikembangkan dengan baik dan menjadi kekuatan ekonomi di lokal masing-masing.



‘’Selama dua tahun terakhir ini—setelah mengunjungi desa-desa di Kabupaten Tuban, saya melihat Tuban memiliki banyak potensi luar biasa dan bisa dikembangkan,’’ tuturnya.

Potensi luar biasa itu, terang Mas Lindra, salah satunya di bidang pertanian. Namun harus diakui, melimpahnya hasil pertanian di Bumi Ronggolawe ini belum sepenuhnya memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan petani. Sebaliknya, rata-tata hanya sebagai penghasil pertanian.

‘’Untuk itu, ke depan, hasil pertanian yang melimpah ini harus kita olah agar dapat memberikan nilai tambah bagi petani. Misalnya, hasil panen padi tidak seketika dijual, tapi diolah terlebih dulu menjadi beras kemasan, sehingga memiliki nilai tambah,’’ tuturnya berkomitmen menggerakkan pembangunan di bidang pertanian.

Untuk mengoptimalkan lahan-lahan pertanian, tahun ini Pemkab Tuban akan melakukan optimalisasi 18 daerah air resapan (DAS). Juga revitalisasi aliran sungai yang mengalami sendimentasi.

‘’Banyak sekali DAS dan sungai yang dulunya berfungsi normal, sekarang mengalami sendimentasi. Inilah yang akan kami optimalkan kembali. Satu persatu akan kami  revitalisasi supaya kembali berfungsi normal,’’ katanya.

Sebagaimana diketahui, sepanjang 2022 lalu, Pemkab Tuban telah menuntaskan berbagai pembangunan di bidang infrastruktur. Di antara yang sudah dibangun, 112 kilometer jalan kabupaten, 466 kilometer jalan ling kungan, 41.601 meter jalan usaha tani, 3.210 meter jaringan irigasi tersier.

Berikutnya, pemasangan 721 unit lampu penerangan jalan umum (PJU), 11 unit pembangunan jembatan, 8 unit sumur bor air minum, 998 rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan 200 rehabilitasi ruang kelas.

Selain infrastruktur, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus pembangunan Pemkab Tuban.

Ditegaskan Mas Lindra, penguatan SDM adalah modal dalam menyongsong masa depan. Oleh sebab itu, masyarakat Tuban harus mendapat pendidikan yang layak. Utamanya generasi muda saat ini.

‘’Generasi penerus kabupaten Tuban harus mendapat akses pendidikan yang layak seluas-luasnya,’’ tegas bupati muda kelahiran 1992 itu.

Lebih lanjut ditegaskan, menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2023 ini, setiap kepala sekolah harus menjamin dan memastikan bahwa tidak ada biaya pendaftaran.

‘’Kepala Sekolah akan bertanggung jawab jika terdapat biaya (pendaftaran, Red) yang dibebankan kepada wali murid,’’ tegasnya.

Photo
Photo
INDAHNYA RAMADAN: Bupati Aditya Halindra Faridzky menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu dalam kegiatan Safari Ramadan. (Diskominfo SP untuk Radar Tuban)

Di sela-sela safari Ramadan, Mas Lindra juga menyerahkan insentif ke pada guru TPQ. Tahun ini, total penerima insentif sebanyak 9.485 orang. Tersebar di 1.337 lembaga se- Kabupaten Tuban.

Ada penambahan sebanyak 935 orang dari 2022 yang hanya 8.550 orang. Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp 24 miliar. Insentif diberikan ke masing-masing guru TPQ sebesar Rp 200 per bulan.



‘’Ke depan, insentif guru-guru ngaji ini akan terus kami tingkatkan,’’ tutur Mas Lindra.

Hadir dari setiap safari mendampingi bupati dan wakil bupati, jajaran pimpinan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), jajaran pimpinan OPD, camat, dan pimpinan BUMD (badan usaha milik daerah), serta pimpinan sejumlah perusahaan di Tuban.

Photo
Photo
YANG BARU DARI SAFARI RAMADAN: Penampilan daiyah cilik dalam momen Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Tuban 2023. (Diskominfo SP untuk Radar Tuban)

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Tuban Arif Handoyo menambahkan, Safari Ramadan kali ini juga menjadi momentum menggali potensi dai dan daiyah cilik Kabupaten Tuban. Karenanya, dalam setiap kesempatan safari selalu ditampilkan dai-daiyah cilik untuk tausiyah.

‘’Diharapkan, dengan terwadahinya potensi dai cilik ini, semakin banyak bibit-bibit dai dan daiyah Kabupaten Tuban. Sehingga kelak, saat dewasa nanti menjadi pendakwah-  pendakwah hebat,’’ harapannya. (tok)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#Safari Ramadan #Mas Lindra #safari ramadan 2023 #Safari Ramadan Bupati Tuban #bupati-wabup tuban