Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kebakaran Smelter ITSS Dipicu dari Keluarnya Terak. Pengamat: Bukti Abainya Safety System

Dwi Setiyawan • Selasa, 26 Desember 2023 | 16:56 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN - Meledaknya tungku smelter di kawasan industri PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Minggu (24/12) sekitar pukul 05.30 WITA dipicu dari terbakarnya tungku smelter nomor 41 di lantai 2. 

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Divisi Media Relations Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Dedy Kurniawan.

Dia menerangkan, awalnya tungku smelter nomor 41 masih ditutup untuk operasi pemeliharaan.

Saat tungku tersebut sedang tidak beroperasi dan dalam proses perbaikan, terdapat sisa slag atau terak dalam tungku yang keluar. 

‘’Terak ini lalu bersentuhan dengan barang-barang yang mudah terbakar di lokasi,’’ kata dia dikutip dari Antara.

Dinding tungku inilah, lanjut ini, kemudian runtuh dan sisa terak besi mengalir keluar, sehingga menyebabkan kebakaran. 

Pengamat energi Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengingatkan perlunya ketegasan pemerintah dalam penerapan standar keselamatan internasional (international safety standard).

"Pemerintah harus memberlakukan standar keselamatan internasional dengan zero accidents ke seluruh investor, termasuk investor China. Jangan lebih mementingkan masuknya investor smelter dengan mengabaikan safety system," kata dia. 

Fahmy menilai meledaknya smelter di Morowali makin membuktikan bahwa investor smelter mengabaikan standard keselamatan pertambangan.

Padahal, penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) seharusnya mengacu pada standar internasional, bukan standar nasional maupun standar China. 

"Investor China biasanya cenderung meminimalisir biaya, termasuk mining safety cost," ungkapnya. 

Fahmy juga meminta agar secara reguler diadakan audit keselamatan untuk memastikan bahwa sistem keselamatan bekerja sesuai standar.

Ledakan di tungku smelter milik PT ITSS di kawasan industri Kabupaten Morowali, Minggu (24/12) menyebabkan 13 orang meninggal dunia. Empat korban meninggal di antaranya tenaga kerja asing (TKA) asal China dan 9 tenaga kerja Indonesia (TKI). 

Sementara 39 pekerja lain mengalami luka-luka.(ds)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel #smelter #k3 #IMIP #industri #China #tungku #morowali