Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Banjir hingga Gempa, Jawa Timur Pastikan Kesiapsiagaan Merata

Bihan Mokodompit • Selasa, 22 Juli 2025 | 06:05 WIB
Wagub Jatim, Emil Dardak pastikan semua unsur siap siaga dalam kebencanaan.
Wagub Jatim, Emil Dardak pastikan semua unsur siap siaga dalam kebencanaan.

RADARTUBAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi berbagai potensi bencana, mulai dari banjir hingga gempa bumi.

Melalui Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana 2025 di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, BPBD Jawa Timur menguji kesiapan logistik, teknologi deteksi dini, serta koordinasi antarinstansi untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif.

Kegiatan ini melibatkan jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, relawan, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Fokus utama kegiatan adalah memastikan bahwa kesiapsiagaan bencana berjalan merata di seluruh daerah Jawa Timur, tidak hanya mengandalkan peralatan, tetapi juga pola pikir dan koordinasi yang solid.

Kesiapan Nyata Menghadapi Bencana

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan pentingnya mengedepankan pengurangan risiko bencana.

“Gelar peralatan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bentuk implementasi nyata dari kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh unsur, dari pemerintah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat. Semua bergerak dalam semangat sinergi untuk keselamatan bersama,” ujarnya.

Pendekatan ini sejalan dengan Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030 dan Rencana Induk Penanggulangan Bencana (RIPB) 2020–2044.

Menekankan pada pemahaman risiko, tata kelola yang kuat, investasi pada pengurangan risiko, serta membangun kembali lebih baik setelah bencana.

Sebanyak 37 BPBD kabupaten/kota menampilkan peralatan penanggulangan bencana, mulai dari alat deteksi banjir, perlengkapan tanggap darurat kebakaran hutan, hingga simulasi penanganan gempa.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh daerah di Jawa Timur, dari pesisir hingga pegunungan, memiliki kesiapsiagaan yang merata dan mampu bergerak cepat saat bencana terjadi. Ini bukan hanya soal alat, tapi juga soal mindset dan sinergi,” tegas Gatot Soebroto, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur.

Wagub Emil menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci menghadapi kondisi darurat.

“Terima kasih atas seluruh dukungan dari berbagai pihak. Mari kita terus bergerak bersama, saling memperkuat, dan menjaga keselamatan rakyat sebagai panggilan tertinggi dalam penanggulangan bencana,” katanya.

Dengan langkah ini, Jawa Timur memastikan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meminimalisasi dampak banjir hingga gempa di masa depan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Pasuruan #banjir #BPBD #bencana #Emil Dardak #Gempa #Jawa Timur