Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Red Flag dan 24 Sikap Romantis yang Sering Terabaikan Tapi Jadi Red Flag Hubungan

Ika Nur Jannah • Minggu, 26 Oktober 2025 | 00:35 WIB
Ilustrasi Red Flad Dalam Hubungan
Ilustrasi Red Flad Dalam Hubungan

RADARTUBAN – Pada awal hubungan, segalanya tampak sempurna. Pasangan yang penuh perhatian dan romantis membuat hati berbunga-bunga.

Namun, jika sikap romantis itu berlebihan dan menunjukkan pola yang tidak sehat, hal itu bisa menjadi peringatan atau red flag yang perlu diwaspadai.

Apa Itu Red Flag dalam Hubungan?

Red flag adalah tanda bahaya yang menunjukkan adanya perilaku, sikap, atau karakter pasangan yang bisa merusak hubungan jangka panjang.

Meski sering tampak manis, beberapa bentuk perhatian justru bisa menjadi bentuk manipulasi atau kontrol terselubung.

Baca Juga: Membedah Fenomena Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag dalam Hubungan Menurut dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ

24 Sikap Romantis yang Sebenarnya Red Flag

1. Bom Cinta

Memberikan pujian dan kasih sayang berlebihan di awal hubungan untuk membuat pasangan cepat merasa ketergantungan — padahal itu taktik manipulatif demi kontrol emosional.

2. Manipulasi Emosional

Memutarbalikkan fakta (gaslighting), membuat pasangan merasa bersalah tanpa alasan, atau meremehkan perasaan pasangan.

3. Kecemburuan Berlebihan

Mudah cemburu sampai melarang berinteraksi dengan lawan jenis dan selalu ingin tahu setiap aktivitas.

4. Kontrol Berlebihan

Memaksa tahu isi chat, mengatur pertemanan, bahkan memeriksa ponsel tanpa izin.

5. Pujian dengan Tujuan Terselubung

Memberi perhatian hanya untuk mendapatkan sesuatu, seperti hadiah atau pelayanan.

6. Kritik Terselubung

Mengkritik penampilan, gaya bicara, atau keputusan pasangan dengan alasan “peduli”.

7. Selalu Mengalahkan Pasangan

Membuat satu pihak selalu harus menurunkan impian atau prinsip demi menjaga hubungan.

8. Terburu-buru dalam Komitmen

Memaksakan keputusan besar seperti menikah atau tinggal bersama tanpa pertimbangan matang.

9. “Pasangan Sempurna” Terlalu Cepat

Terlalu cepat menyebut pasangan “satu-satunya” dan menuntut kesetiaan mutlak.

10. Hadiah untuk Menutupi Masalah

Memberikan barang mahal sebagai cara menutupi konflik atau kesalahan.

11. Tidak Mau Dikritik

Menolak introspeksi dan justru menyalahkan pasangan ketika ada masalah.

12. Drama Berlebihan

Membuat masalah kecil jadi besar untuk menarik simpati atau perhatian.

13. Mengisolasi dari Lingkungan Sosial

Melarang bertemu keluarga atau teman dengan alasan “sayang” atau “tidak ingin kehilangan”.

14. Perubahan Sikap Ekstrem

Tiba-tiba menjadi dingin atau menjauh tanpa alasan jelas.

15. Kasih Sayang Bersyarat

Menunjukkan kasih hanya setelah marah, mengancam, atau membuat pasangan merasa bersalah.

16. Menggunakan Rasa Takut untuk Mengendalikan

Mengancam akan putus atau menyakiti diri sendiri jika keinginan tidak dituruti.

17. Terlalu Posesif

Merasa memiliki pasangan dan mengontrol setiap gerak-geriknya.

18. Janji Manis Tanpa Bukti

Sering berjanji tapi tak pernah menepati, hanya untuk menenangkan sesaat.

19. Siklus Menyakiti dan Meminta Maaf

Terus menyakiti, lalu minta maaf, namun tak ada perubahan nyata.

20. Manipulasi Perasaan

Menggunakan cinta pasangan untuk keuntungan pribadi.

21. Materialistis

Sikap romantis hanya muncul ketika ada uang atau hadiah.

22. Suka Membandingkan

Sering membandingkan pasangan dengan orang lain secara negatif.

23. Menuntut Kesempurnaan

Tidak bisa menerima kekurangan pasangan dan selalu menuntut lebih.

24. Ketergantungan Emosional Berlebihan

Membebankan kebahagiaan sepenuhnya kepada pasangan.

Pentingnya Mengenali Red Flag

Mengetahui tanda-tanda ini sejak awal bisa membantu menghindari hubungan yang tidak sehat secara emosional dan mental.

Hubungan yang baik harus dibangun atas dasar kepercayaan, rasa hormat, dan komunikasi yang terbuka, bukan manipulasi atau kontrol.

Jika kamu menemukan perilaku-perilaku tersebut dalam hubunganmu, bijaklah untuk mengevaluasi dan memprioritaskan kesehatan emosional serta kebahagiaan jangka panjang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#romantis #hubungan #red flag