Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Slacktivism: Gaya Protes Anak Muda yang Santuy tapi Tetap Berdampak

M. Afiqul Adib • Kamis, 4 Desember 2025 | 14:33 WIB
slacktivism, gaya protes anak muda, aktivisme digital, protes santuy, dampak media sosial.
slacktivism, gaya protes anak muda, aktivisme digital, protes santuy, dampak media sosial.

RADARTUBAN - Kalau dulu protes identik dengan turun ke jalan, membawa poster, berteriak lantang, dan berhadapan langsung dengan aparat, kini gaya protes anak muda sudah bergeser.

Mereka lebih sering protes lewat media sosial: bikin thread panjang, share petisi online, ganti foto profil, atau bikin meme sindiran.

Fenomena ini dikenal dengan istilah slacktivism, yakni aktivisme yang terlihat santai, bahkan malas, tapi tetap punya dampak.

Bagi sebagian orang, slacktivism dianggap remeh. Katanya, “cuma klik-klik doang, nggak ada hasil nyata.”

Tapi kalau dilihat lebih dalam, gaya protes ini justru mencerminkan cara baru anak muda menyuarakan pendapat di era digital.

Santuy tapi Menggigit

Slacktivism memang terlihat santuy. Tidak ada teriak-teriak di jalan, tidak ada keringat bercucuran, tidak ada risiko bentrok.

Tapi jangan salah, satu postingan bisa viral, satu hashtag bisa trending, dan satu petisi online bisa menggerakkan ribuan orang.

Contohnya, kampanye lingkungan, isu HAM, atau kritik kebijakan pemerintah sering berawal dari unggahan santai di media sosial.

Dari yang awalnya dianggap “cuma ribut di Twitter”, bisa berlanjut jadi tekanan publik yang nyata.

Santuy bukan berarti tidak serius, melainkan cara baru menyampaikan protes dengan gaya yang sesuai zaman.

Dampak Nyata di Era Digital

Slacktivism punya kekuatan yang berbeda. Ia bekerja lewat persebaran informasi.

Anak muda yang mungkin tidak bisa turun ke jalan tetap bisa ikut bersuara.

Efeknya adalah kesadaran kolektif yang meluas. Isu yang tadinya sepi bisa jadi ramai, isu yang tadinya lokal bisa jadi global.

Memang, slacktivism tidak selalu menghasilkan perubahan instan. Tapi ia bisa jadi pintu masuk. Dari kesadaran digital, lahirlah gerakan nyata.

Dari meme dan hashtag, lahirlah diskusi serius. Santuy di permukaan, tapi berdampak di dalam.

Slacktivism adalah gaya protes anak muda sekarang: terlihat santuy, tapi jangan diremehkan.

Ia adalah bentuk aktivisme yang lahir dari dunia digital, dengan cara yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Mungkin tidak ada teriakan di jalan, tapi ada ribuan suara di timeline. Mungkin tidak ada poster fisik, tapi ada meme yang lebih tajam dari spanduk.

Santuy bukan berarti lemah, melainkan cara baru anak muda menunjukkan bahwa protes bisa dilakukan dengan gaya, tapi tetap berdampak. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gaya protes #opini publik #slacktivism #thread