RADARTUBAN - Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan pembangunan 33 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang tahun 2026 untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan target tersebut mencakup minimal 27 ribu SPPG di kawasan non-perkotaan ditambah 5.558 unit di daerah terpencil, total mencapai sekitar 33 ribu unit.
Rencana ini disiapkan pemerintah untuk memperluas akses layanan MBG secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.
Inisiatif ambisius ini bertujuan memenuhi target nasional 82,9 juta penerima MBG, termasuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang belum terdata lengkap seperti di pesantren.
Dadan menekankan verifikasi data ketat agar tidak ada keluhan penerima yang lolos dari intervensi program.
Pemerintah mengalokasikan Rp 335 triliun untuk MBG tahun 2026.
Melonjak dari Rp 71 triliun pada tahun 2025, demi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas layanan.
Pengawasan ketat juga diterapkan, termasuk sanksi penutupan bagi dapur MBG tidak memenuhi standar. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama