Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menhaj Peringatan Masyarakat Tawaran Haji Tanpa Antre Berujung Penipuan

Ika Nur Jannah • Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:08 WIB
Menhaj, Irfan Yusuf saat  dampingi wapres untuk meninjau layanan Makkah Route di bandara internasional juanda. (instagram @gus.irfanyusuf)
Menhaj, Irfan Yusuf saat dampingi wapres untuk meninjau layanan Makkah Route di bandara internasional juanda. (instagram @gus.irfanyusuf)

RADARTUBAN - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI memperingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran perjalanan haji tanpa antrean karena berpotensi penipuan dan haji ilegal.

Menhaj KH Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan pesan itu saat melepas kloter 8 jamaah haji dari embarkasi di Hotel Novotel, Yogyakarta, Kabupaten Kulon Progo, Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (1/5). 

Ia menekankan bahwa tawaran semacam itu melanggar peraturan keimigrasian dan penyelenggaraan haji resmi. 

Praktik ilegal ini sering memanfaatkan antusiasme tinggi masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.

Menhaj mencatat penangkapan pelaku haji ilegal cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir, menandakan peningkatan kesadaran masyarakat. 

Baca Juga: Setelah Terbang Sembilan Jam ke Tanah Suci, Jemaah Haji Tuban Jaga Kebugaran dengan Senam Peregangan

Kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tidak mudah tergoda oleh tawaran berangkat tanpa antre. 

Tawaran haji tanpa antrean biasanya memanfaatkan visa pekerja atau umrah palsu, serta iming-iming fasilitas mewah seperti akomodasi premium, yang pada akhirnya gagal terwujud dan merugikan calon jemaah. 

Pemerintah berkomitmen memperkuat sosialisasi untuk mencegah warga menjadi korban penipuan berkedok haji. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#haji ilegal #menhaj #haji tanpa antrean #Penipuan