Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kerja Sama Kepemudaan Indonesia Singapura Diperkuat, Fokus Cetak Pemimpin Muda dan Atlet Berdaya Saing Globall

Bihan Mokodompit • Rabu, 8 Juli 2026 | 12:38 WIB
Ilustrasi Bendera Indonesia dan Singapura. (RADARTUBAN/AI)
Ilustrasi Bendera Indonesia dan Singapura. (RADARTUBAN/AI)

RADARTUBAN - Kerja Sama Kepemudaan Indonesia Singapura kembali diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang menjadi bagian dari komitmen kedua negara dalam membangun generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil penting dalam hubungan bilateral Indonesia dan Singapura yang terus berkembang di berbagai sektor strategis.

Penguatan kolaborasi itu juga menegaskan besarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga.

Kesepakatan tersebut selaras dengan komitmen Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kepemudaan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional.

Baca Juga: Di Balik 26 Kesepakatan RI-Singapura, Ada Proyek Raksasa yang Bisa Ubah Peta Ekonomi Indonesia

Pada Leaders' Retreat Indonesia–Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7), Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyepakati 26 capaian konkret.

Kesepakatan tersebut terdiri atas 18 kerja sama antarpemerintah dan delapan kerja sama antarpelaku usaha.

Salah satu poin penting dalam kerja sama itu adalah penguatan Kerja Sama Kepemudaan Indonesia Singapura yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Presiden Prabowo Soroti Pentingnya Konektivitas Antargenerasi Muda

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan baik kedua negara tidak hanya dibangun melalui kerja sama antar pemerintah.

Menurutnya, hubungan masyarakat menjadi fondasi utama yang harus terus diperkuat.

"Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan, tidak hanya antara pemerintah tapi juga di antara rakyat kedua negara. Karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting."

Presiden juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan persahabatan sekaligus memperkuat kolaborasi strategis bersama Singapura.

Langkah tersebut dinilai semakin penting menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura.

Melalui MoU Indonesia Singapura, kedua negara berharap kerja sama yang telah dibangun dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Isi BBM RON95 Bersubsidi, Pengemudi Mobil Pelat Singapura Kena Denda Rp 88 Juta

MoU Indonesia Singapura Perkuat Youth Diplomacy

Sebelum Leaders' Retreat digelar, pemerintah kedua negara lebih dahulu menandatangani MoU Indonesia Singapura di bidang kepemudaan dan keolahragaan.

Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 di Sanur, Bali.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menandatangani dokumen tersebut bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth Singapura, David Neo.

Kerja sama itu menjadi langkah baru dalam memperkuat youth diplomacy antara Indonesia dan Singapura.

Melalui MoU Indonesia Singapura, kedua negara berkomitmen meningkatkan ketahanan serta daya saing generasi muda.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari strategi memperluas peluang kerja sama lintas negara di sektor kepemudaan.

Erick Thohir Dorong Lahirnya Pemimpin Masa Depan

Menurut Erick Thohir, kerja sama tersebut merupakan implementasi nyata dari penguatan youth diplomacy Indonesia.

Ia menilai generasi muda harus memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

"Kerja sama ini adalah wujud nyata youth diplomacy Indonesia untuk memastikan pemuda Indonesia menjadi pemuda yang gigih di kancah global. Melalui kerja sama dengan Singapura, kita ingin mencetak pemimpin masa depan yang adaptif terhadap teknologi serta memiliki jiwa empati dengan pengabdian sosial yang tinggi."

Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong, Ini Agenda yang Akan Dibahas

Pernyataan Erick Thohir menegaskan bahwa kolaborasi internasional bukan hanya soal pertukaran program.

Kerja sama tersebut juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Penguatan youth diplomacy diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang di tingkat regional maupun global.

Fokus pada Kepemudaan, Kewirausahaan, dan Prestasi Olahraga

Isi MoU Indonesia Singapura mencakup berbagai bidang strategis.

Kedua negara akan memperluas kerja sama dalam pemberdayaan pemuda. Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan kewirausahaan.

Program kepemimpinan menjadi salah satu fokus utama. Aksi kesukarelawanan melalui organisasi kepemudaan turut menjadi bagian penting dari kesepakatan tersebut.

Selain itu, kedua negara sepakat membangun ekosistem digital yang aman guna mendukung inovasi generasi muda.

Di sektor olahraga, kerja sama diarahkan pada peningkatan prestasi melalui pemanfaatan sport science dan teknologi olahraga modern.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet secara lebih terukur.

Diharapkan Perkuat Hubungan Masyarakat Kedua Negara

Erick Thohir menilai penguatan kerja sama ini akan mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Singapura.

Hubungan tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak pemimpin muda yang mampu bersaing di tingkat global.

Selain itu, kolaborasi tersebut juga menjadi peluang untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa.

"Melalui penguatan youth diplomacy ini, diharapkan tercipta people-to-people connectivity yang lebih erat untuk mencetak generasi pemimpin serta atlet unggulan yang berdigdaya di panggung dunia."

Melalui Kerja Sama Kepemudaan Indonesia Singapura, pemerintah kedua negara berharap kolaborasi strategis ini terus berkembang di masa mendatang.

Penguatan Kerja Sama Kepemudaan Indonesia Singapura juga menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan bilateral yang lebih erat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dan Singapura dalam pengembangan generasi muda di kawasan Asia Tenggara. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#kerja sama #mou #Indonesia #Erick Thohir #singapura