Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mitra MBG Ancam Mogok Massal, BGN Diberi Tenggat Pembenahan Tata Kelola Dapur MBG Hingga 17 Agustus 

Ika Nur Jannah • Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:20 WIB
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono. (Instagram @trenggono.official)
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono. (Instagram @trenggono.official)

RADARTUBAN - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono menanggapi ancaman aksi mogok massal yang dilontarkan sejumlah mitra strategi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menangapi hal tersebut BGN meminta waktu untuk menata ulang ribuan dapur program tersebut di seluruh Indonesia.

Ancaman  itu sebelumnya disampaikan Asosiasi Mitra Strategis Program MBG dalam rapat dengar pendapat umum bersama Komisi IX DPR RI. 

"Kemarin keluhan dari mitra, yang datang ke sini untuk menyampaikan unek-uneknya dan sebagainya. Ada yang ditanyakan juga dari tadi komisi IX ya." kata Trenggono 

Ia menegaskan bahwa kebijakan penghentian yang diberlakukan saat ini hanya bersifat sementara dan bukan untuk seterusnya. 

Baca Juga: Pesanan Buah Rp 170 Juta untuk Dapur MBG Tak Dibayar 7 Bulan, Pemilik Toko Lapor Polda Lampung

Langkah tersebut diambil guna memberikan ruang dan waktu bagi pihak terkait untuk melakukan penataan kembali program secara menyeluruh. 

"Yang jelas kita menjawab bahwa tentang penghentian sementara ini bukan seterusnya, jadi penghentian sementara kita berikan waktu luang untuk menata kembali," Tambahnya. 

BGN Fokus Menata 27.000 Dapur MBG

Untuk itu, BGN menyatakan tengah berupaya membenahi tata kelola program yang melibatkan sekitar 27 ribu dapur MBG di seluruh Indonesia. 

Trenggono meminta para mitra bersabar agar proses pengaturan bisa berjalan lebih cepat dan terukur. Termasuk di wilayah terpencil, terluar, dan terdepan (3T). 

Trenggono menekankan bahwa proses penataan tersebut membutuhkan waktu, namun hal itu bukan berarti BGN menutup pintu komunikasi dengan para mitranya. 

"Tolong mungkin para mitra juga bukannya kita tidak mau berkomunikasi, tidak. kita juga memberikan kesempatan, namun nanti kita carikan waktu yang tepat supaya kita bisa berdialog dengan baik," Imbuhnya.

Ketua Umum Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional Indonesia, Syawaludin Aweng, bahkan menyebut pihaknya siap melakukan gembok nasional terhadap dapur MBG jika pembenahan tata kelola tak juga dilakukan. Ia memberi tenggat waktu hingga 17 Agustus 2026.

"Itu akan kami lakukan. Kami akan lakukan gembok nasional, gembok dapur secara nasional. Dan kami kawan-kawan sudah setuju, kalau sampai tanggal 17 Agustus proses ini tidak selesai, kami akan melakukan itu," Ujar Syawaludin. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
BGN Trenggono Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mbg 17 agustus