RADARTUBAN - PSM Makassar akhirnya bisa bernapas lega. Nama klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu resmi hilang dari daftar Registrations Ban FIFA sejak Senin (11/8), menandakan sanksi larangan registrasi pemain sudah dicabut.
Dampaknya? Juku Eja siap meluncur ke pekan kedua BRI Super League 2025/2026 dengan kekuatan jauh lebih komplet.
Laga tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (16/8) pukul 15.30 WIB, bakal jadi momentum pembuktian.
Setelah di pekan perdana harus tampil pincang melawan Persijap Jepara—tanpa pemain anyar, termasuk legiun asing—PSM kini bisa menurunkan seluruh amunisi yang selama ini “terkunci” akibat sanksi.
Yang paling ditunggu publik? Nama Abu Razard Kamara. Penyerang asal Liberia itu santer dikabarkan sudah merapat ke Makassar, meski hingga kini manajemen belum mengumumkan secara resmi perekrutannya.
Kehadirannya diyakini bakal menambah tajam lini depan, apalagi setelah laga pembuka memperlihatkan minimnya opsi menyerang.
Tak hanya Kamara, deretan pemain baru lain—baik lokal maupun asing—diproyeksikan langsung mengisi skuad kontra Bhayangkara.
Kombinasi energi segar ini diharapkan menjadi jawaban PSM untuk mengamankan tiga poin perdana musim ini.
Suporter setia Maczman pun sudah tak sabar melihat transformasi tim kesayangan mereka.
“Pokoknya lawan Bhayangkara harus beda! Pemain baru turun semua,” tulis salah satu fans di media sosial.
Kini, semua mata akan tertuju ke Lampung akhir pekan ini. Apakah debut para rekrutan anyar, termasuk Kamara, bisa langsung memberi kejutan manis bagi Juku Eja?
Satu hal pasti, PSM datang bukan sekadar untuk bertanding—mereka datang untuk menang. (*)
Editor : Amin Fauzie