Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

FIFA Bisa Tambah Jeda di Final Piala Dunia 2026 Akibat Kualitas Udara Buruk di New York

Bihan Mokodompit • Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:28 WIB
Ilustrasi presiden dan FIFA trophy. (Instagram/gianniinfantino)
Ilustrasi presiden dan FIFA trophy. (Instagram/gianniinfantino)

RADARTUBAN - FIFA Bisa Tambah Jeda di Final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan setelah kualitas udara di New York dan New Jersey memburuk akibat asap kebakaran hutan dari Kanada yang terus menyelimuti kawasan tersebut.

Spanyol akan menghadapi Argentina pada laga Final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion MetLife, New York/New Jersey, pada Minggu (19/7), setelah kedua tim sukses menyingkirkan lawannya masing-masing di babak semifinal.

Spanyol melangkah ke partai puncak usai mengalahkan Prancis. Argentina memastikan tiket final setelah menyingkirkan Inggris.

Namun, persiapan menuju laga bergengsi tersebut kini dibayangi persoalan Kualitas udara New York yang mendapat perhatian serius dari otoritas setempat.

Baca Juga: Donald Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026, Serahkan Trofi Juara Bersama Gianni Infantino

Pemerintah New York dan New Jersey telah mengeluarkan peringatan kesehatan karena kabut asap dari kebakaran hutan di Kanada menyebabkan penurunan kualitas udara di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut membuat warga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

Meski demikian, tim nasional Spanyol tetap menjalani sesi latihan di luar ruangan pada Kamis (16/7).

Sementara itu, Argentina dijadwalkan baru menggelar latihan di New York pada Jumat (17/7).

Asap Kebakaran Hutan Berpotensi Pengaruhi Jalannya Pertandingan

Situasi Kualitas udara New York memunculkan kemungkinan FIFA melakukan penyesuaian terhadap regulasi pertandingan.

Selama Piala Dunia 2026 berlangsung, FIFA telah menerapkan jeda minum di pertengahan setiap babak sebagai bagian dari perlindungan terhadap kondisi fisik pemain.

Apabila kualitas udara terus berada pada level yang mengkhawatirkan, FIFA Bisa Tambah Jeda di Final Piala Dunia 2026 agar pemain memiliki waktu lebih banyak untuk beristirahat.

Langkah tersebut sebelumnya sudah diterapkan pada pertandingan National Women's Soccer League (NWSL).

Pada laga Gotham FC melawan Washington Spirit, pertandingan sempat dihentikan dua kali di setiap babak karena indeks kualitas udara berada pada level yang tidak ideal.

Pemain Washington Spirit, Trinity Rodman, mengakui kondisi tersebut cukup memengaruhi jalannya pertandingan.

"Kualitas udaranya benar-benar buruk. Bukan untuk mencari alasan, tetapi saya rasa kedua tim sama-sama berpikir, 'istirahat lagi, istirahat lagi, istirahat lagi,'" ujarnya seperti dikutip Sportbible.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa kondisi lingkungan dapat berdampak langsung terhadap performa para pemain di lapangan.

Kekhawatiran Muncul di Stadion MetLife

Kondisi di Stadion MetLife juga memunculkan kekhawatiran dari masyarakat yang berada di lokasi.

Ayah dari seorang penari yang mengikuti latihan di stadion tersebut mengungkapkan pengalaman putrinya.

"Dia mengirim pesan kepada saya bahwa kondisi di luar sangat buruk."

"Katanya sulit untuk menari karena udara terasa berat dan sesak."

Kesaksian tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa Kualitas udara New York belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Stadion MetLife tetap menjadi pusat perhatian karena akan menjadi lokasi penyelenggaraan Final Piala Dunia 2026.

Gubernur New York Minta Warga Tetap Waspada

Gubernur New York Kathy Hochul meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara yang memburuk.

Dalam pernyataannya, Hochul mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih berlangsung.

"Dengan asap dari kebakaran hutan di Kanada yang kembali memengaruhi kualitas udara di seluruh wilayah negara bagian kami, kami mengimbau warga New York agar lebih memperhatikan kondisi kualitas udara demi menjaga keselamatan selama pekan ini."

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memantau situasi serta mendistribusikan masker guna melindungi kelompok masyarakat yang rentan. Saya mengajak seluruh warga New York untuk terus mengikuti informasi terbaru dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan demi melindungi diri sendiri, tetangga, dan orang-orang yang Anda cintai."

Di sisi lain, pertandingan Chicago Fire melawan Vancouver Whitecaps juga terpaksa ditunda akibat buruknya kualitas udara di wilayah Chicago.

Hingga saat ini, FIFA belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan perubahan regulasi pada Final Piala Dunia 2026.

SPORTbible melaporkan telah menghubungi FIFA untuk meminta tanggapan terkait situasi tersebut, namun belum memperoleh komentar hingga berita ini disusun.

Apabila kondisi Kualitas udara New York tidak mengalami perbaikan menjelang pertandingan, peluang FIFA Bisa Tambah Jeda di Final Piala Dunia 2026 tetap terbuka demi menjaga keselamatan pemain, ofisial, dan seluruh pihak yang terlibat di Stadion MetLife. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
final piala dunia 2026 udara buruk FIFA kebakaran hutan kanada