RADARTUBAN - Apple tengah menghadapi tahun yang penuh dengan tantangan, mulai dari penundaan peluncuran teknologi AI, hingga melemahnya kinerja perusahaan di pasar.
Di tengah kondisi tersebut CEO Apple, Tim Cook dikabarkan akan beralih menjadi ketua dewan direksi Apple ketika dia melepaskan jaban CEO-nya suatu saat nanti.
Melansir dari Wccftech, Mark Gurman menyebut Tim Cook tidak akan dipaksa mundur dari jabatan CEO kendati menerima banyak kritik terkait peluncuran Apple Intelligence dan Siri yang dipersonalisasi cenderung terlambat dari jadwal.
Apalagi banyak yang menilai Apple kini kurang inovatif khususnya pembaruan iOS 26 yang dianggap minim terobosan baru serta masih tergantungnya Apple dengan perusahaan lain seperti OpenAI dan Google.
Kendati begitu, dewan direksi Apple saat ini masih menunjukkan dukungan penuh terhadap Tim Cook.
Tokoh seperti Arthur Levinson, Susan Wagner, dan Ronald Sugar dikabarkan tak berniat mengganti Tim Cook.
Bahkan rumor yang beredar mengabarkan Apple tengah merencanakan masa depan Tim Cook dimana CEO Apple tersebut akan menggantikan Levinson sebagai ketua dewan direksi seiring rencana Levinson untuk pensiun.
Tahun ini nilai saham Apple turun 16 persen karena tekanan dari kebijakan tarif Trump.
Tetapi secara keseluruhan, Apple dibawah Tim Cook menjadi perusahaan dengan pertumbuhan saham lebih dari seribu persen.
Hal tersebut menjadi dasar kepercayaan dewan direksi terhadap kemampuan Tim Cook.
Saat ini Apple masih mengembangkan proyek ambisius seperti kacamata AR, versi murah dari Vision Pro, serta perangkat wearable baru yang akan terintegrasi kedalam ekosistem Apple.
Jika proyek-proyek tersebut terbilang lancar, maka masa depan Apple diprediksi akan tetap gemilang dibawah arahan Tim Cook kendati dia berada diposisi yang berbeda suatu saat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni