RADARTUBAN - Setelah menjadi perbincangan hangat, OnePlus resmi mengumumkan akan menghentikan peluncuran produk baru di Amerika Serikat dan Eropa sebagai bagian dari strategi bisnis global perusahaan.
Keputusan ini mengakhiri lebih dari satu dekade kehadiran OnePlus di dua pasar yang menjadi fondasi pertumbuhan merek tersebut sejak kemunculan OnePlus One pada 2014.
Melalui pengumuman di forum resminya, OnePlus menyatakan bahwa mereka akan menyelesaikan seluruh peluncuran produk baru di Amerika Utara dan Eropa.
Meski begitu, stok perangkat yang masih tersedia akan tetap dijual hingga habis dan perusahaan memastikan seluruh layanan bagi pengguna lama tetap berjalan seperti biasa.
Baca Juga: Oppo Disebut Akan Satukan OnePlus dan Realme Lewat ColorOS
OnePlus menegaskan komitmen pembaruan sistem operasi, pembaruan keamanan, layanan garansi, hingga perbaikan perangkat tidak akan berubah.
Namun, perusahaan juga mengonfirmasi bahwa OxygenOS akan mulai digantikan oleh ColorOS mulai Android 17.
Transisi tersebut akan dilakukan secara bertahap, sementara perangkat yang tidak masuk daftar pembaruan tetap memperoleh dukungan pemeliharaan sesuai kebijakan yang berlaku.
Di Eropa, posisi OnePlus nantinya akan digantikan oleh Oppo yang berencana memperluas investasinya di kawasan tersebut.
Berbeda dengan Eropa, pengguna di Amerika Serikat tidak memiliki alternatif resmi dari Oppo karena merek tersebut juga tidak lagi aktif memasarkan smartphone di negara tersebut.
OnePlus menjelaskan keputusan ini bukan karena tekanan dari Oppo, melainkan bagian dari strategi global untuk memusatkan sumber daya pada pasar yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih besar.
Perusahaan menyebut pengguna tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan bisnisnya.
Ditempat lain, India dipastikan masih menjadi salah satu pasar terpenting bagi OnePlus.
Perusahaan menegaskan seluruh operasional di negara tersebut tetap berjalan normal dan membantah berbagai spekulasi mengenai rencana penghentian bisnis dalam waktu dekat.
Meski begitu, OnePlus belum memberikan kepastian mengenai peluncuran ponsel flagship generasi berikutnya di India.
Baca Juga: Oppo Satukan Dua Brand Besar, Masa Depan OnePlus Kini Dipertanyakan
Selama bertahun-tahun, OnePlus dikenal sebagai pelopor konsep "flagship killer" berkat perangkat premium dengan harga lebih terjangkau.
Kini, berakhirnya perjalanan OnePlus di Amerika Utara dan Eropa menandai babak baru perusahaan yang semakin terintegrasi dengan Oppo dan menjadikan ColorOS sebagai sistem operasi utama di masa depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni