RADARTUBAN – Aplikasi penyuntingan video CapCut semakin mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Tidak hanya menyediakan fasilitas untuk memotong, menggabungkan, dan menambahkan efek video, aplikasi besutan ByteDance tersebut kini memungkinkan pengguna membuat konten dari teks, foto, hingga rekaman video secara lebih praktis.
Pengembangan tersebut membuat proses produksi konten digital semakin mudah. Pengguna tidak harus menguasai teknik penyuntingan video secara mendalam untuk menghasilkan tayangan yang menarik.
Baca Juga: Instagram Edits Langsung Meledak Sejak Diawal Rilis, Apakah Era CapCut akan Segera Berakhir?
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah AI Story Maker. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah sebuah topik menjadi video lengkap dengan naskah, visual, dan animasi. Pengguna cukup memasukkan ide atau tema yang ingin dibuat.
Ada pula AI Video Generator yang dapat menghasilkan video berdasarkan perintah teks maupun gambar. CapCut juga mengintegrasikan teknologi AI seperti Seedance dan Veo untuk mendukung proses pembuatan video.
Fitur lain yang menarik adalah AI Clipper.
Teknologi ini membantu menemukan bagian-bagian menarik dari rekaman berdurasi panjang untuk dijadikan video pendek.
Fitur tersebut berguna bagi kreator konten yang ingin mengolah wawancara, podcast, atau dokumentasi menjadi beberapa tayangan singkat.
Untuk mempercepat proses penyuntingan, CapCut juga mengembangkan AutoCut. Fitur ini dapat menyusun sejumlah klip secara otomatis dengan menyesuaikan irama, transisi, dan gaya konten.
Pengguna yang ingin mendapatkan link download capcut ini juga dapat menjangkau penonton dari berbagai negara juga bisa memanfaatkan AI Video Translator. Fitur tersebut membantu menerjemahkan video ke berbagai bahasa melalui proses penerjemahan dan pembuatan teks terjemahan.
Sementara itu, fitur Auto Captions dapat mengenali percakapan dalam video dan mengubahnya menjadi teks secara otomatis. Pengguna masih bisa mengoreksi hasil transkripsi, mengatur tampilan, serta menyesuaikan posisi teks agar lebih mudah dibaca.
CapCut juga menghadirkan AI Avatar yang memungkinkan pengguna membuat karakter digital dengan gerakan dan ekspresi menyerupai manusia. Teknologi Lipsync dan Mimic Motion turut membantu menghidupkan foto atau karakter melalui gerakan dan sinkronisasi bibir.
Dari sisi penyempurnaan visual, tersedia AI Remove untuk menghilangkan objek yang mengganggu dalam rekaman.
Baca Juga: Download Logo Resmi HUT 80 RI Berbagai Warna dan Format, Simbol Persatuan dan Kemajuan Bangsa
Ada pula Auto Enhance untuk meningkatkan tampilan warna dan ketajaman gambar serta Remove Background untuk memisahkan objek dari latar belakang.
Meski demikian, ketersediaan sejumlah fitur AI tersebut dapat berbeda berdasarkan perangkat, wilayah, dan jenis akun yang digunakan. Beberapa fasilitas juga dapat memerlukan kredit AI atau langganan berbayar.
Beragam pengembangan itu menunjukkan bahwa CapCut tidak lagi sekadar menjadi aplikasi editing video sederhana.
Teknologi AI mulai mengambil peran dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari penyusunan ide, pembuatan visual, penyuntingan, hingga penyempurnaan hasil akhir.
Bagi kreator konten, jurnalis, maupun pengelola media sosial, fitur-fitur tersebut dapat menjadi alternatif untuk mempercepat produksi video tanpa harus mengerjakan seluruh proses secara manual.
Capcut bisa didapatkan melalui link download resmi di sini. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban