Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Es Tebu Cepat Fermentasi, Begini Cara Simpan yang Tepat agar Tahan Lebih Lama dan Tetap Aman Dikonsumsi

Bihan Mokodompit • Minggu, 14 September 2025 | 01:35 WIB

Jaga kesegaran es tebu dengan penyimpanan tepat. Ketahui masa tahan di suhu ruang, kulkas, dan tanda saat sudah basi.
Jaga kesegaran es tebu dengan penyimpanan tepat. Ketahui masa tahan di suhu ruang, kulkas, dan tanda saat sudah basi.

RADARTUBAN - Es tebu menjadi salah satu minuman tradisional yang banyak digemari masyarakat Indonesia karena rasanya manis, segar, dan alami.

Namun, ada pertanyaan penting yang sering muncul, yakni: es tebu atau sari tebu bertahan berapa lama setelah diperas?

Pertanyaan ini penting, terutama bagi pedagang minuman maupun konsumen yang ingin memastikan kesegaran dan keamanan es tebu yang dikonsumsi.

Pada kondisi suhu ruang, es tebu hanya mampu bertahan sekitar 4 hingga 6 jam.

Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar gula alami yang ada dalam sari tebu sehingga cepat mengalami proses fermentasi.

Jika dibiarkan terlalu lama tanpa pendinginan, rasa es tebu biasanya akan berubah menjadi sedikit asam, dan kualitasnya menurun.

 Baca Juga: Pemprov Jatim Genjot Swasembada Gula Lewat KUR dan Bantuan Alat untuk Petani Tebu

Es Tebu dalam Kulkas Lebih Tahan Lama

Untuk memperpanjang daya tahan, es tebu sebaiknya disimpan di dalam kulkas dengan suhu dingin berkisar 0–5 derajat Celsius.

Dalam kondisi ini, minuman segar tersebut bisa bertahan 1 sampai 2 hari.

Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat juga membantu mengurangi kontaminasi dari udara atau bakteri, sehingga kualitas rasa tetap terjaga.

Pengaruh Es Batu terhadap Kesegaran Es Tebu

Menambahkan es batu memang dapat membantu menjaga suhu minuman tetap dingin sehingga memperlambat proses fermentasi.

Akan tetapi, saat es batu mencair, kualitas minuman tetap berangsur menurun.

Oleh karena itu, meskipun es batu bisa memperpanjang sedikit masa segar, konsumsi es tebu sebaiknya tetap dilakukan dalam jangka waktu singkat.

Ciri Es Tebu yang Sudah Tidak Layak Konsumsi

Tanda paling jelas bahwa es tebu tidak lagi layak dikonsumsi adalah perubahan rasa yang menjadi asam, aroma yang tidak segar, atau adanya perubahan warna.

Bila tanda-tanda ini muncul, sebaiknya minuman tersebut tidak diminum lagi demi menjaga kesehatan.

 

Secara umum, es tebu hanya bertahan 4–6 jam pada suhu ruang, dan bisa lebih awet 1–2 hari jika disimpan dalam kulkas.

Untuk pedagang, menjaga kualitas dengan pendinginan yang tepat menjadi kunci agar minuman tetap segar. Sementara bagi konsumen, lebih baik menikmati es tebu dalam keadaan baru diperas agar manfaat dan kesegarannya tetap optimal. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#es tebu #Fermentasi #Minuman Tradisional #kesegaran #keamanan