Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

7 Cara Sederhana Berkomunikasi dengan Kucing agar Lebih Ramah dan Dekat

M Robit Bilhaq • Minggu, 7 September 2025 | 21:07 WIB
Penjelasan tentang benarkan kucing oren selalu jantan.
Penjelasan tentang benarkan kucing oren selalu jantan.

RADARTUBAN - Ilmuwan menemukan cara mudah agar kucing bersifat lebih ramah kepada manusia dengan menggunakan komunikasi nonverbal.

Penemuan tersebut tentu menjadi hal penting karena bisa memperkuat hubungan emosional serta membuat kucing merasa lebih nyaman.

Pada saat kucing berkedip dengan perlahan berarti ekspresi wajah yang menunjukkan mata menyempit dan mata tertutup perlahan, ekspresi tersebut mengartikan bahwa kucing sedang rileks dan memberi tanda kepercayaan terhadap manusia.

Menurut Karen McComb, seorang psikolog dari Universitas Sussex, penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa mengedipkan mata perlahan membuat kucing lebih sering mendekat dan terlihat lebih rileks.

Karen juga menjelaskan bahwa gerakan sederhana dari tubuh manusia bisa membantu membuka komunikasi antara manusia dan hewan peliharaan.

Memahami cara berkomunikasi dengan kucing menjadi penting agar hubungan antara kucing dan manusia menjadi lebih harmonis serta mengurangi stres. Selain itu hal tersebut juga membantu menciptakan lingkungan rumah yang nyaman bagi kucing dan manusianya.

Berikut 7 teknik sederhana untuk berkomunikasi dengan kucing yang terbukti efektif dalam membangun kedekatan sejak awal, seperti yang dilansir dari laman Science Alert,:

1. Lakukan Kedipan Lambat

Kedipan mata perlahan adalah cara efektif untuk berkomunikasi dengan kucing secara positif.
Jika dilakukan dengan cara terus-menerus, kucing akan merasa bahwa kamu bersikap ramah dan berkeinginan baik.

Penelitian menunjukkan bahwa kucing akan cenderung merespons dengan lebih baik ketika manusia memperlahankan kedipannya.

Cara tersebut juga bisa membantu mengurangi rasa cemas kucing dalam suasana yang baru.

Coba lihat kucing sambil sedikit menyipitkan mata dan tutuplah perlahan selama 2 detik. Lakukan ini saat kamu dalam kondisi tenang, sehingga kucing akan membalas dengan cara yang serupa.

2. Hindari Menatap Terlalu Kuat

Menatap tajam bisa membuat kucing merasa mendapatkan ancaman. Oleh Karena itu, mereka cenderung menjauh dan tidak ingin berinteraksi lebih lanjut.

Jaga pandangan kamu agar terlihat lembut, sehingga kucing merasa nyaman, tatapan yang ramah memberi tanda bahwa kamu tidak membahayakan mereka.

Gunakan pandangan yang santai dan sesekali berkedip saat menatap wajah kucing, duduklah sejajar dengan tubuh mereka agar pandangan terlihat lebih alami.

3. Gunakan Suara Tenang

Kucing lebih mudah merespons suara yang cenderung lembut, suara yang terlalu keras justru bisa membuat mereka stres dan waspada.

Penelitian tentang perilaku hewan menunjukkan bahwa kucing lebih suka dihampiri ketika manusia berbicara dengan suara yang cenderung lebih pelan, Interaksi ini membantu mereka membentuk kesan positif bahwa suara itu aman.

Bicaralah dengan kalimat singkat dan nada yang tetap dan memastikan berbicara dari jarak yang seimbang, tanpa perlu mendekat terlalu cepat.

4. Perhatikan Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh sangat penting dalam berkomunikasi dengan kucing, jika gerakan yang dilakukan cepat, kucing dapat merasa terancam.

Sebaliknya, jika kamu berdiri atau duduk dengan sikap santai dan terbuka, kucing akan cenderung lebih mudah percaya.

Mereka cenderung memperhatikan gerakan kecil, seperti posisi tangan dan cara kamu duduk. Jaga postur tubuh tetap rileks saat dekat dengan kucing. Hindari gerakan tiba-tiba yang bisa membuat mereka kewalahan.

5. Beri Sentuhan Bertahap

Sentuhan yang tepat bisa mempererat hubungan emosional dengan kucing, tetapi, jika terlalu memaksa, kucing justru bisa merasa tidak nyaman dan menolak.

Mulailah dengan menyentuh bagian tubuh yang disukai kucing, seperti kepala atau dagu.

Dengan cara ini, kucing akan merasa lebih dihormati dan memiliki kebebasan dalam menentukan cara berinteraksi.

Biarkan kucing mendekat terlebih dahulu sebelum menyentuhnya, gunakan gerakan yang lembut agar kucing semakin merasa nyaman dan percaya.

6. Buat Lingkungan yang Nyaman

Lingkungan yang tenang membantu komunikasi antara kamu dan kucing lebih lancar, suara bising atau tempat yang sempit bisa membuat kucing merasa cemas.

Ruang yang nyaman akan membuat kucing lebih mudah merespons bahasa tubuh kamu, keberadaan lingkungan yang aman juga dapat membantu kucing merasa nyaman secara jangka panjang.

Pastikan kucing punya tempat sendiri, seperti tempat tidur atau kotak bermain, jangan lupa atur cahaya alami agar suasana tetap rileks.

7. Lakukan Interaksi Konsisten

Konsistensi juga menjadi hal penting untuk membangun kepercayaan, kucing akan lebih terbiasa dengan pola komunikasi yang sama setiap hari.

Hal tersebut membantu kucing mengenali kebiasaan manusia dan merespons dengan cara yang sama pula.

Interaksi yang rutin membantu memperkuat ikatan emosional antara kucing dan manusia, sisihkan waktu setiap hari untuk berbicara dan melakukan kedipan lambat.

Gunakan rutinitas tersebut agar kucing merasa lebih akrab dan percaya. Komunikasi sederhana dengan kucing bisa memperkuat ikatan emosional.

Dengan cara ini, hubungan antara kucing dan manusia akan terasa lebih harmonis, serta membuat kucing merasa aman dan nyaman. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kucing #nyaman #psikolog #manusia